Berita Terkini Artis

Clara Shinta Murka Dituding Simpanan Pejabat, 'Membunuh Karakter Saya'

Seleb TikTok sekaligus pengusaha, Clara Shinta, murka lantaran ia dituding menjadi simpanan pejabat, hingga sebut hal itu membunuh karakternya.

Kolase Instagram @clarashintareal
Foto ilustrasi, Clara Shinta. Seleb TikTok sekaligus pengusaha, Clara Shinta, murka lantaran ia dituding menjadi simpanan pejabat, hingga sebut hal itu membunuh karakternya. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Seleb TikTok sekaligus pengusaha, Clara Shinta, murka lantaran ia dituding menjadi simpanan pejabat, hingga sebut hal itu membunuh karakternya.

Diketahui, belum lama ini ramai nama Clara Shinta ramai diperbincangkan setelah ia disebut-sebut menjadi simpanan pejabat.

Awal mula tudingan Clara Shinta sebagai simpanan pejabat tersebut muncul melalui Twitter.

Sejak kemarin, mendadak nama Clara Shinta banyak dibicarakan karena diseret dalam kasus perselingkuhan.

Clara Shinta sendiri adalah seorang seleb TikTok sekaligus pengusaha.

Tuduhan itu muncul karena pengakuan seseorang lewat akun Twitter yang membongkar wanita inisial CS berselingkuh dengan pejabat inisial DA.

Baca juga: Roro Fitria Minta Rp 25 Juta untuk Nafkah Anak, Andre Irawan Keberatan

Baca juga: Irwansyah Rugi Rp 5 Miliar Gegara Rumah Disita, Ulah Adiknya yang Buronan Polisi

Tak ingin berita kesalahpahaman itu semakin membesar, akhirnya Clara Shinta buka suara lewat Instagram pribadinya.

Ia menyebut tudingan itu sumbernya tidak jelas dan membunuh nama baiknya yang sudah dibangun sejak lama.

"Pagi-pagi DM ramai, berusaha membunuh karakter dan nama baik yang sudah saya bangun sekian lama."

"Berita yang beredar tidak sesuai dengan fakta dan keadaan yang terjadi."

"Sumber berita juga tidak jelas," ujar Clara Shinta dilansir dari InstaStory @clarashintareal, pada Selasa 25 Oktober 2022.

Walau dirinya hendak mengungkapkan kebenaran yang ada, tetapi tak menutup kemungkinan kalau netizen hanya menganggapnya sebagai pencitraan.

"Tapi saya sadar betul, apapun yang saya tulis akan dianggap suatu tindakan pembelaan diri."

"Karena kembali lagi, ada pepatah mengatakan mana ada maling mau mengaku."

"Stigma tersebut sudah cukup kuat dipegang teguh oleh masyarakat luas," tulis Clara.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved