Berita Terkini Artis
Marshanda Ungkap Kondisi Terkini Penyakit Tumornya: Dapat Semangat Baru
Marshanda sempat takut umurnya tak panjang saat tahu mengidap tumor payudara beberapa waktu yang lalu.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
Tribunlampung.co.id, Jakarta – Artis Mashanda ungkap kondisi terkini terkait tumor yang ia derita selama ini. Marshanda sempat merasa takut umurnya tak panjang karena penyakit tumor payudara yang ia derita.
Dikatakan Marshanda, tumor yang derita kini sudah jinak. Mantan istri Ben Kasyafani ini bersyukur karena tumor yang diidapnya tak dilakukan operasi pengangkatan.
“Itu jinak Alhamdulillah jinak. Aku akan cek satu tahun lagi tapi diangkat. Doain aja baik terus. Nggak akan dioperasi,” ungkap Marshanda, dilansir dari YouTube KH Infotaiment, Minggu (30/10/2022).
Kini, Marshanda bisa fokus menjalani kehidupannya setelah tumor yang ia idap tidak ganas.
Ibu satu anak ini mengaku sempat merasa takut umurnya tak panjang, setelah tahu mengidap penyakit tumor payudara.
“Bersyukur karena tadinya sudah takut banget dan sampai merasa kalau sudah the end. Ketika dikasih tahu jinak, dapat semangat baru. Harapan baru dalam hidup aku,” ujar Marshanda.
Baca juga: Kesaksian Warga Saat Tragedi Halloween di Itaewon Korea: Orang Saling Dorong
Baca juga: Olla Ramlan Sindir Aufar Hutapea Soal Pacar Baru, Singgung tentang Rujuk
Untuk penyakitnya ini, Marshanda mengaku tak mengonsumsi obat-obatan khusus.
Ia menyebut kini hanya selektif untuk memilih makanan yang ia konsumsi.
Selain itu, kata Marshanda, ia sudah melakukan pengecekan mammogram selama tiga bulan sekali.
Setelah tahu tumornya jinak, Marshanda dianjurkan untuk kembali melakukan mammogram setahun kemudian.
“Nggak ada konsumsi obat khusus dan makanan memang selektif. Jadi setelah aku cek mammogram, sudah gitu scan ke dokter di RS. Hasilnya jinak. Pertama dibilang tiga bulan sekali, pas sudah balik, setahun lagi saja cek,” jelasnya.
“Ini aman kok,” katanya lagi.
Untuk pemulihan, Marshanda kini kerap mengkonsumsi minuman jus.
Ia juga menuruti saran dokter untuk mengurangi minuman berkafein seperti kopi.
“Minum jus sama obat. Saran dokter minum kopi dikurangi. Kopi itu kan stimulant. Orang bipolar nggak boleh minum kopi,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Marshanda-Blak-blakan-Ungkap-4-Penyebab-Terkena-Bipolar-Bangga-Jadi-Workaholic.jpg)