Universitas Saburai

BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Adakan Seminar Nasional

BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Saburai mengadakan seminar nasional di Balai Keratun Pemprov Lampung

Ist
BEM Universitas Sbaurai Mengadakan Smeinar nasional di Balai keratun Pemerintah Provinsi Lampung 

Tribunlampung.co.id, Badnar Lampung - BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai mengadakan seminar nasional dengan tema "Peran dan tantangan Mahasiswa sebagai Generasi Muda menuju indonesia emas 2045 di Era Disrupsi", Sabtu (19/11/2022).

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Keratun Pemprov Lampung.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden, Putri Adhira, S.IP.,M.Sc.,Mediator, Kepala badan Kesbangpol Provinsi Lampung, Drs. M. Firsada, M.Si, Ketua KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah,S.Si.,M.M, Dosen Fisipol Universitas Saburai, M.Harviend Gilang P,S.IP.,M.Sc, dan selaku moderator acara Adelina Anum,S.Pd.,M.Pd.

Seminar Nasional dibuka Langsung oleh Dekan FISIPOL Universitas Saburai yang di wakili Erwin Putubasai, S.IP.,M.IP, dalam sambutannya "mahasiswa sebagai agent of change adalah bagian dari era disrupsi dalam konstruksi kreativitas, gagasan dan ide yg positif menuju Indonesia emas"

zaman berubah dan ilmu berkembang dengan pesat, semoga mahasiswa yang mengikuti seminar ini bisa mengambil ilmu dan mengaplikasikan di masyarakat, Tambah Erwin.

Putri Adira yang merupakan Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden membuka materi dengan menjelaskan tentang peruahan besar dan mendasar terjadi hampir di setiap bidang kehidupan. Kini, cara manusia hidup dan menikmati kehidupan sama sekali berbeda dengan era-era sebelumnya. Perubahan itu memberi peluang sekaligus tantangan kepada setiap institusi negara, termasuk perguruan tinggi.

Oleh sejumlah ahli manajemen, perubahan besar dan mendasar itu disebut sebagai disrupsi. Dalam era disrupsi, perubahan tidak terjadi secara bertahap seperti orang meniti tangga. Perubahan pada era itu lebih menyerupai ledakan gunung berapi yang meluluhlantakkan ekosistem lama dan menggantinya dengan eksosistem baru yang sama sekali berbeda.

“Sekalipun kita libur, tetap semangat nasionalisme dan patriotisme mendorong kita untuk tetap bertemu dan bersilaturahim, membicarakan hal-hal yang strategis buat bangsa dan negara kita.” ungkapnya.

Melanjutkan materinya, Putri Adira memaparkan bahwa masalah kepemudaan adalah masalah yang sangat penting. Jika bersandar pada angka demografi maka pemuda adalah satu tiang penyangga dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Alasan lain mengapa masalah kepemudaan penting karena saat ini kita dihadapkan pada situasi yang kritis

Menjadi pemuda yang unggul di era disrupsi menurut Putri Adira setidaknya harus mempunyai beberapa kemampuan yang menjadi elemen vital saat ini. Diantaranya operasional global, kemampuan bahasa, kemampuan interpersonal, komunikasi tertulis, inklusi, belajar, kemampuan rekayasa, media sosial, dan berpikir analitis.

Beralih ke pemateri yang ke-dua, Drs. M. Firsada, M.Si, selaku Kepala badan Kesbangpol Provinsi Lampung, menjelaskan bagaimana kaum muda menyongsong masa depan Indonesia.

Dijelaskan jika generasi milenial lebih percaya pada informasi UGC (user generated content) daripada informasi searah, lebih suka ponsel dari pada televisi, wajib memiliki sosial media, kurang suka membaca secara konvensional, cenderung tidak loyal, lebih peka terhadap teknologi, dan cenderung lebih malas serta konsumtif.

“Saya kasihan sama anak muda. Karena sekarang mereka harus berlari dua kali lebih cepat daripada ketika saya dulu masih muda,” curah M. Firsada.

Lebih lanjut, M. Firsada juga mepaparkan jika pemuda di masa sekarang kemungkinan akan menghadapi dua masalah, yaitu pertambahan kuantitas pemuda itu sendiri atau pertambahan angkatan kerja yang terus berlangsung, dan kedua adalah perubahan struktur ekonomi dengan perkembangan kapitalisme tahap kontemporer atau disrupsi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved