Breaking News:

Berita Lampung

Kejar Mainan, Bocah 6 Tahun di Bandar Lampung Meninggal setelah Tergelincir

Mainan bocah yang meninggal di Bandar Lampung ini terjatuh ke drainase saat hujan deras mengguyur wilayah Telukbetung Barat.

Dok Bripka Furi Mintoko
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadanaham Bripka Furi Mintoko menunjukkan lokasi bocah yang meninggal setelah tergelincir di Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Jumat (18/11/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang bocah usia enam tahun di Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Telukbetung Barat Bandar Lampung meninggal setelah terpeleset saat mengejar mainan.

Dimana mainan bocah yang meninggal di Bandar Lampung ini terjatuh ke drainase saat hujan deras mengguyur wilayah Telukbetung Barat.

Ketika itu sang bocah di Bandar Lampung tersebut sedang main hujan-hujan bersama rekan sepermainan. Nahas bocah berinisial RS ini meninggal dunia.

RS meninggal setelah terpeleset dan terjatuh ke dalam drainase, Jumat (18/11/2022) sekira pukul 14.00 WIB.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadanaham Bripka Furi Mintoko mengungkapkan, bahwa drainase tempat bocah tersebut jatuh dalamnya sekitar 2 meter.

"Korban ini meninggal dunia setelah terpeleset hingga masuk ke drainase dengan kedalaman dua meter," ujar Bripka Furi Mintoko mewakili pimpinannya, kepada Tribun Lampung, Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Herman HN Mantan Wali Kota Bandar Lampung Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Unila

Baca juga: Peras Kelompok Tani di Tanggamus, 3 Pria Asal Bandar Lampung Diringkus Polisi

Ditambahkan Furi, korban ini bermain dengan lima temannya di pinggir drainase saat hujan lebat. Sementara arus air di drainase tersebut cukup deras.

"Jadi air hujan masuk ke aliran drainase itu sangatlah deras, dan mainan korban ini jatuh ke drainase tersebut," kata Bripka Furi.

Korban yang mengetahui mainannya jatuh ke drainase berusaha untuk mengejar mainannya yang terbawa arus drainase.

Upaya mengejar mainan untuk mendapatkannya kembali berakhir petaka.

"Pada saat itu diduga korban ini terpeleset ke dalam siring, jarak dua meter terdapat gorong gorong jembatan," kata Bripka Furi.

Setelah terpeleset, lanjut Furi, korban terbawa arus aliran drainase sehingga masuk ke dalam lubang gorong-gorong.

Dia menambahkan, lima orang temannya saat kejadian melihat korban dan langsung panik dan teriak-teriak.

Setelah itu datang warga lainnya, Endang Saputra, berusaha menyelamatkan korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved