Berita Lampung

IDI Lampung Ajak IDI Metro Tolak Omnibuslaw yang Dinilai Akan Turunkan Kinerja Nakes

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Lampung, dr Josi Harnos mengajak seluruh pengurus IDI Metro untuk menolak Omnibuslaw.

Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Acara pelantikan Ketua IDI Kota Metro di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai pada Sabtu (26/11/2022). Ketua IDI Lampung ajak IDI Metro tolak omnibuslaw. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, dr Josi Harnos mengajak seluruh pengurus IDI Metro untuk menolak Omnibuslaw.

Hal itu disampikannya saat pelantikan IDI Metro, Lampung, di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Sabtu (26/11/2022).

Dirinya juga menyarankan agar IDI Metro, Lampung, membuat agenda sidang untuk menolak RUU Omnibuslaw.

Pasalnya, RUU Omnibuslaw tersebut dinilai akan menurunkan kinerja tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan.

"Kami mengajak seluruh komponen IDI untuk duduk bersama dan menolak segala macam kebijakan yang akan menurunkan kinerja tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan," paparnya.

Ia berharap, kedepannya IDI Metro dapat berkontribusi besar bagi kesehatan masyarakat di Kota Metro.

Baca juga: Car Free Day di Lampung Barat Digelar Minggu Besok, Ada Senam Bersama hingga Bazar UMKM

Baca juga: Aksi Heroik Satgas Konflik Gajah di Lampung Barat, 5 Tahun Halau Gajah Liar tanpa Sepeser Uang

"Semoga kalian dapat berjuang untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat, khususnya di Kota Metro," ucapnya.

Sementara, Ketua IDI Metro terpilih periode 2022-2025, dr Trestyawati, mengaku akan segera melibatkan masyarakat dalam menjalankan berbagai program.

"Untuk kegiatan lainnya seperti penanggulangan penyakit HIV dan penyakit masyarakat peredaran narkotika dikalangan remaja yang ada di Kota Metro, kami akan susun kembali kegiatannya dan itu tentu akan bekerjasama dengan Pemerintah serta pihak lainnya," ujar Trestyawati.

Sebelum dilantik, kata Trestyawati, IDI Metro sudah melakukan sejumlah kegiatan.

"Seperti donor darah, sunat massal gratis, serta operasi bedah minor dan operasi katarak gratis untuk masyarakat kurang mampu," paparnya.

Ia juga akan memanfaatkan bidang sosial untuk membantu memberantas peredaran narkotika di Kota Metro.

"Tentu itu kita akan bekerja sama dengan pemerintah dan pihak lain yang berkaitan," tukasnya.

Wali Kota Metro Wahdi yang hadir pada acara itu meminta kepengurusan IDI menjalankan tugas sesuai fungsi.

Ia juga meminta agar IDI tetap menjaga kualitas mutu pelayanan kesehatan di Kota Metro.

"Keterlambatan penanganan di pusat rujukan itu jangan sampai ada lagi ya," harapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Lampung, pada acara pelantikan tersebut Pemkot Metro memberikan penghargaan terhadap dua dokter pejuang Covid-19.

Keduanya ialah dr Soeradi Soedjarwo dan dr Muhartono.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved