Advertorial

Gencar Kampanye GoBiz #JalanPinterJualan, Gojek Perkuat Komitmen Dukung Pertumbuhan UMKM Kuliner

Untuk itulah GoBiz yang merupakan aplikasi dengan ragam solusi usaha dari Gojek konsisten mendukung UMKM di bidang kuliner.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Endra Zulkarnain
Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti
Konferensi Pers Virtual GoBiz, Rabu (14/12/2022). GoBiz yang merupakan aplikasi dengan ragam solusi usaha dari Gojek konsisten mendukung UMKM di bidang kuliner menghadapi pandemi melalui pengembangan bisnis secara digital. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Transformasi digital penting untuk dilakukan pegiat UMKM agar mampu terus bersaing dan menghadapi tantangan pandemi covid-19. 

Head of Platform and GoFood Merchant Marketing Gojek Felicia Wijaya mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi UMKM adalah pendapatan yang tergerus saat pandemi Covid-19.

World Economic Forum 2021 turut membahas bagaimana pendapatan UMKM tergerus hingga 80-90 persen saat pandemi, yang salah satu penyebabnya karena kurangnya kapasitas manajemen bisnis. 

Untuk itulah GoBiz yang merupakan aplikasi dengan ragam solusi usaha dari Gojek konsisten mendukung UMKM di bidang kuliner menghadapi pandemi melalui pengembangan bisnis secara digital

"Gojek melalui GoBiz telah menjalankan berbagai program guna mendukung UMKM," kata Felicia dalam Konferensi Pers Virtual GoBiz, Rabu (14/12/2022).

Salah satu bentuk dukungan itu adalah dengan meluncurkan kampanye GoBiz #JalanPinterJualan.

Baca juga: Gojek Hidupi Keluarga Mitra Driver, Bantu Ekonomi UMKM Tetap Bergeliat

Baca juga: Gojek Berikan Apresiasi Mitra Juara Gojek 2022

Kampanye ini adalah lanjutan komitmen Gojek untuk mendukung pertumbuhan UMKM kuliner.

Tujuannya adalah untuk mendukung keberlanjutan usaha mitra UMKM kuliner melalui rangkaian edukasi usaha dan turut bergabung di dalam komunitas. 

Selain itu kampanye ini juga bertujuan memperkenalkan kembali solusi bisnis komprehensif di GoBiz dan ilmu usaha untuk para mitra usaha GoFood. 

Kampanye ini terdiri dari program pembekalan bincang biznis yang diselenggarakan secara luring dan daring di berbagai kota dan program MAJU (Mitra Usaha Siap Jualan), yang ditujukan bagi pelaku usaha kuliner baru untuk mendapatkan pendampingan via diskusi grup secara online. 

Kampanye ini turut mengajak mitra UMKM kuliner untuk aktif berjejaring dan berbagi ilmu bisnis di Komunitas Partner GoFood (KOMPAG). 

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2018, GoBiz menjadi aplikasi penghubung antara UMKM kuliner dengan pelanggan. 

Dalam empat tahun terakhir, aplikasi GoBiz terus dikembangkan dan kini telah menjadi gerbang utama mitra UMKM kuliner untuk mengakses berbagai solusi dan menjangkau jutaan pelanggan di ekosistem GoTo. 

Hal ini tercermin dari peningkatan pengguna GoBiz sebesar 45 persen dalam satu tahun terakhir.

Aplikasi GoBiz mendampingi perjalanan UMKM kuliner berjualan online dari hulu ke hilir.

Mulai dari registrasi usaha milik UMKM kuliner di GoBiz secara gratis dan cepat, hingga memasarkan dan mengatur strategi promo produk kuliner di GoFood maupun pada layanan GoFood di Tokopedia. 

GoBiz juga memudahkan pengelolaan operasional bisnis secara digital melalui GoKasir, manajemen finansial usaha melalui GoModal by Findaya dan integrasi dengan Bank Jago, menerima opsi pembayaran digital GoPay, serta akses ke rangkaian edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan kecakapan bisnis mitra UMKM kuliner.

Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM RI  Christina Agustin menyampaikan, pentingnya peran platform digital bagi kemajuan UMKM.

Hingga Oktober 2022 terdapat 20,5 juta2 UMKM telah go-digital dan 83 persen pelaku UMKM nasional yang bergantung pada digitalisasi. 

Hal ini membuktikan pentingnya peran platform digital terhadap perkembangan UMKM, khususnya ketika pandemi COVID-19 melanda. 

"Kami mengapresiasi inisiatif Gojek yang telah mempermudah UMKM kuliner go-digital melalui aplikasi GoBiz, sebab kehadiran GoBiz dengan ragam solusi bisnis digital yang tepat tentu dapat menstimulasi UMKM kuliner untuk semakin naik kelas dari segala sisi bisnis,” ujar Christina.

Kehadiran aplikasi GoBiz mencatatkan sejumlah dampak positif bagi mitra UMKM kuliner.

Antara lain, tercatat selama masa transisi pandemi dari Januari 2021 hingga September 2022 terjadi peningkatan jumlah cabang rata-rata sebesar hampir 30 persen yang dimiliki oleh mitra UMKM kuliner di aplikasi GoBiz.

Kemudian 1 dari 4 UMKM kuliner yang menggunakan GoBiz berhasil membuka lapangan pekerjaan dengan menambah karyawan baru, yang terlihat dari tingkat penggunaan fitur peran pegawai di aplikasi GoBiz.

Nova Putra Legian yang merupakan Pemilik Usaha Fried Chicken Geprek Gian dan perwakilan Mitra Usaha GoFood berbagi pengalamannya menggunakan aplikasi GoBiz.

"Setiap solusi bisnis yang kami gunakan dalam aplikasi GoBiz sangat membantu Fried Chicken Geprek Gian baik dari sisi penjualan, operasional, pembayaran online hingga mendapatkan edukasi serta pelatihan bisnis," ujar Nova.

Hasilnya, Fried Chicken Geprek Gian mampu meningkatkan penjualan hingga 3 kali lipat di tengah tantangan pandemi.

"Alhamdulillah, saat ini kami bahkan sudah punya 24 cabang di Jabodetabek dan memberdayakan lebih dari 50 karyawan," urai Nova

(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved