Berita Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Sebut Tenaga Perawat di RSUD Abdul Moeloek Masih Kurang
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebut jumlah tenaga perawat di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung masih kurang.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebut jumlah tenaga perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Bandar Lampung belumlah ideal.
Rumah sakit daerah rujukan utama di Lampung itu masih kekurangaan tenaga perawat.
Kekurangan tenaga perawat di RSUD Abdul Moeleok itu dikatakan Gubenur Lampung Arinal Djunaidi saat menerima kunjungan Komisi IX DPR RI pada Jumat (16/12/2022) lalu.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunlampung, Minggu (18/12/2022), Arinal menyebut kekurangan tenaga perawat di RSUD Abdul Moeloek mencapai ratusan orang.
Dikatakan Arinal, berdasarkan analisis jabatan dan ABK, kebutuhan tenaga keperawatan di RSUD Abdul Moeloek sebanyak 790 orang.
Sedangkan saat ini, jumlah perawat yang ada hanya 532 orang.
Baca juga: RSUD Abdoel Moeloek Sukses Gelar Operasi Bedah Jantung Perdana
Baca juga: RS Abdul Moeloek Peringati Hari Kanker Sedunia
"Terinci dari 396 PNS dan 136 tenaga kontrak," ujar Arinal.
Ia menyebut RSUD Abdul Moeloek kekurangan 258 orang tenaga perawat.
Meski jumlah perawat di RSUD Abdul Moeloek kurang, Arinal mengatakan, Pemprov Lampung masih belum memikirkan untuk menambah jumlah perawat.
Dirinya mengatakan, tingkat kebutuhan tersebut tetap harus dihadirkan dengan kehati-hatian.
Pemprov Lampung akan mempertimbangkan berbagai aspek.
Arinal menegaskan, pada tahun 2023 mendatang, Pemprov Lampung akan secara bertahap menambah jumlah kekurangan tenaga perawat di RSUD Abdul Moeloek.
Penambahan tenaga perawat ini melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Ada 35 orang, rinciannya 15 orang perawat (nurse), dan 20 orang perawat D3,” jelas Arinal.
Sementara untuk tenaga kesehatan lainnya, Arinal menyebut sudah cukup.
Saat ini RSUD Abdul Moeloek memiliki 726 orang tenaga kesehatan.
Terpisah, Direktur RSUD Abdul Moeloek Lukman Pura mengklaim jumlah tenaga kesehatan di RSUD Abdul Moeloek sudah sesuai dengan ketentuan.
"Komposisi nakes kita sudah cukup, sudah sesuai dengan kategori RS kelas A," ucap dia.
(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)