Tempat Wisata di Lampung
Minang Rua, Tempat Wisata Pantai di Lampung yang Ada Air Terjun dan Laguna
Minang Rua tempat wisata pantai di Lampung yang ada air terjun, laguna, goa kelelawar, spot jumping, batu alif dan konservasi penyu.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan- Satu tempat wisata di Lampung yang memiliki laguna dengan airnya nan jernih adalah Pantai Minang Rua.
Pantai Minang Rua merupakan tempat wisata di Lampung yang berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Tepatnya, tempat wisata Minang Rua berada di pesisir pantai Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Tidak hanya menikmati wisata pantai dan laguna, wisatawan juga bisa menikmati spot wisata lainnya di Minang Rua.
Karena di Minang Rua juga terdapat wisata air terjun, goa kelelawar, spot jumping dan konservasi penyu.
Baca juga: Menaklukan Track Ekstrem Tempat Wisata Tahura WAR di Pesawaran Lampung dengan Offroad
Baca juga: Vila Kunjir Heaven, Tempat Wisata di Lampung dengan Sunset dan Pantai yang Eksotis
Pantai Minang Rua yang berada di desa Klawi Kecamatan Bakauheni hanya berjarak sekitar 6 kilometer dari Pelabuhan Bakauheni.
Waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni kurang lebih 15 menit, dan berjarak sekitar 92 kilometer dari Bandar Lampung atau sekitar 1,5 jam perjalanan.
Perjalanan menuju ke pantai ini dapat ditempuh baik menggunakan kendaraan roda dua dan juga roda empat.
Namun, selama di perjalanan wisatawan harus berhati-hati karena akan melewati jalan yang sempit, berkelok dan cukup terjal seperti turunan dan tanjakan.
Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rian Haikal menjelaskan Pantai Minang Rua merupakan sebuah destinasi wisata pantai yang memiliki bentang garis pantai sepanjang 10 Km.
Namun, selain pantai terdapat banyak spot-spot wisata lainnya yang bisa dikunjungi dan tersebar di sekitar destinasi wisata pantai ini.
Green Canyon
Kata Haikal, Green Canyon merupakan sebuah laguna yang memiliki air yang jernih berwarna hijau dan dikelilingi banyak pepohonan rindang.
Dasar laut di Green Canyon tidak terdapat pasir laut, melainkan bebatuan sungai.
"Untuk menuju spot wisata Green Canyon, para pengunjung harus trekking melewati hamparan perkebun jagung yang membutuhkan waktu setidaknya 10-15 menit atau menggunakan perahu nelayan sekitar dan akan dipandu oleh tour guide lokal," kata Haikal, Minggu (1/1/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Minang-Rua-tempat-wisata-pantai-di-Lampung-dengan-laguna-dan-air-terjun.jpg)