Berita Lampung
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Bersyukur PPKM Dicabut
Wali Kota Bandar Lampung, Lampung Eva Dwiana mengucap syukur atas dicabutnya PPKM oleh pemerintah pusat.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: muhammadazhim
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung, Lampung Eva Dwiana mengucap syukur atas dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat.
"Alhamdulillah PPKM dicabut," kata Eva Dwiana saat melakukan patroli ke kecamatan se-Kota Bandar Lampung, Minggu (1/1/2023).
Eva Dwiana mengatakan, pemkot membentuk lima tim pemantau kegiatan malam pergantian tahun.
"Semua tim mendatangi pelindung masyarakat (linmas), Ketua Rukun Tetangga (RT) di 20 kecamatan melakukan pemantauan ke semua kecamatan sampai pagi," ujar Eva.
Ia mengatakan, Pemkot Bandar Lampung, Lampung mengimbau kepada semua masyarakat agar tetap waspada.
Baca juga: Pengunjung Wisata Pantai di Bandar Lampung Diimbau Waspada Kemunculan Buaya
Baca juga: Jembatan Penghubung Pemkot Bandar Lampung dan Masjid Al Furqon Ditaksir Telan Anggaran Rp 2 Miliar
"PPKM dicabut, Bunda secara bertahap akan memberlakukannya. Karena pemerintah pusat juga masih warning untuk kegiatan beramai-ramai dan menjaga jarak," kata Eva Dwiana.
Eva Dwiana mengatakan, secara keseluruhan Kota Bandar Lampung, Lampung, aman, termasuk tamu hotel juga dipastikan aman.
"Harapannya pada 2023 mendatang Kota Bandar Lampung, Lampung sudah baik pembangunannya," kata Eva Dwiana.
Ia mengatakan, sampai saat ini juga keuangan daerah membaik dan harapannya semua membaik.
"Termasuk program juga yang telah disusun bisa berjalan dengan baik," kata Eva Dwiana.
Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara formal dianggap selesai.
"Tetapi Covid-19 ini ada fluktuasinya, kita tidak usah menyoal tentang PPKM," kata Arinal Djunaidi saat meninjau pos pelayanan (Posyan) Ramayana.
Ia mengatakan, masyarakat dibiarkan untuk menjalankannya.
"Kalau dia (masyarakat) mau pakai prokes tidak apa, mau berkerumun juga silakan dan tidak apa-apa dan jangan dipublikasikan," kata Arinal Djunaidi.
Ia mengatakan, sebelum pencabutan PPKM, Provinsi Lampung memang sudah aman dan nyaman.
"Jangan ada pemberitaan ini sehingga menjadi polemik, dan kita lepas rakyat untuk menentukan pilihannya," kata Arinal.
Selain menjawab pertanyaan wartawan terkait soal PPKM, Arinal juga mengatakan bahwa harapan tahun 2023 bahwa Provinsi Lampung harus maju.
"Jadi tahun 2023, Provinsi Lampung itu harus maju lagi dong," kata Arinal.
Arinal mengatakan, kalau tahun 2022 ada 103 penghargaan, maka tahun 2023 lebih banyak lagi.
Ia mengatakan, kemajuan tersebut antara lain bisa membawa ekonomi kerakyatan harus maju.
"Tidak ada toleransinya dan harus meningkat," kata Arinal.
Ia mengatakan, Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus beserta jajaran juga telah bekerja keras dalam mengawal kebijakan Pemprov Lampung.
"Di antaranya mulai pintu masuk Bakauheni Lampung Selatan telah berjalan sebagaimana mestinya," kata Arinal.
Lalu untuk pintu keluar Lampung yakni muaranya di Kabupaten Mesuji yakni di lintas timur berjalan dengan baik.
"Termasuk juga lintas Sumsel di situ ada polisi dan TNI yang bekerja maksimal," kata Arinal.
"Lintas barat di Kabupaten Pesisir Barat, yakni Krui juga aman. Kami sangat mengapresiasi karena TNI Polri sudah bekerja keras dan Lampung aman dan nyaman," kata Gubernur Arinal.
(Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Wali-Kota-Bandar-Lampung-Eva-Dwiana-berharap-warga-tetap-prokes-meski-PPKM-dicabut.jpg)