Berita Terkini Nasional

Pria di Banyuwangi Kalap, Bakar Rumah Pacar Gegara Putus Cinta

Akibat perbuatan pria di Banyuwangi bakar rumah pacar gegara putus cinta tersebut, korban merasa diteror sehingga berakhir kepada pelaporan polisi.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Foto Ilustrasi. Polisi memasang garis polisi di rumah yang mengalami kebakaran di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Jumat (28/8/2020). Pria di Banyuwangi Jawa Timur kalap bakar rumah pacar gegara putus cinta. 

Tribunlampung.co.id - Pria di Banyuwangi, Jawa Timur nekat membakar rumah pacar setelah putus cinta.

Aksi nekat pria asal Banyuwangi yang putus cinta tersebut mengemparkan warga.

Sebab pria yang kalap akibat putus cinta ini melempar rumah sang pacar di Desa Smbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi dengan bom molotov dengan maksud ingin membakarnya.

Akibat perbuatan  pria di Banyuwangi tersebut korban merasa diteror sehingga berakhir kepada pelaporan polisi.

Seorang pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, SP (27) berhasil diamankan pihak kepolisian.

Baca juga: Motor Berikut Barang Berharga Hangus Dalam Kebakaran Rumah di Bandar Lampung

Baca juga: Cinta Ditolak, Motif Pembunuhan Siswi SMA yang Jasadnya Ditemukan di Dalam Sumur

SP nekat melempar bom molotov ke rumah pacarnya NA (23) di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi.

Ia melempar bom molotov karena tak terima hubungan asmaranya kandas.

Kandasnya kisah cinta SP dan NA adalah karena permasalahan uang.

AKP Achmad Junaedi mengatakan, pelemparan molotov terjadi Kamis (12/1/2023) dini hari.

"Korban merupakan pacar pelaku. Terjadi permasalahan uang berakibat retaknya hubungan. Pelaku tidak mampu mengendalikan emosi," kata Kapolsek Srono seperti yang diberitakan TribunBanyuwangi.com.

Pelaku menggunakan dua bom molotov.

Yang pertama menggunakan botol anggur merah.

Dan botol lainnya menggunakan minuman berenergi.

Botol tersebut dimasuki BBM jenis Pertalite dari motor pelaku.

Kronologi

Junaedi mengungkapkan, pelaku melemparkan ke rumah korban dengan tujuan untuk membakar rumah korban.

"Itu digunakan untuk dilemparkan ke rumah korban agar rumah korban terbakar," ujarnya.

Setelah selesai membuat bom molotov, pelaku langsung menuju ke rumah korban.

Sesampainya di depan rumah korban, pelaku langsung menyulut bom molotov.

Baca juga: Kesedihan Ibu di Banten yang Putrinya Diculik Pria Asal Lampung, Sudah Sepekan

Baca juga: Bocah SD Diculik Lalu Dibunuh 2 Remaja yang Tergiur Uang Rp 1,2 Miliar

"Molotov langsung dilempar ke arah rumah korban," lanjut Junaedi.

Meski tak ada korban jiwa, namun kobaran api membakar teras rumah.

Kursi di depan rumah juga ikut terbakar.

Korban yang merasa diteror pun melaporkan tindakan pelaku ke Polsek Srono.

Pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah laporan dibuat.

"Pelaku diamankan untuk proses lebih lanjut," sambungnya.

Beberapa barang bukti diamankan, termasuk serpihan kaca yang dipakai untuk membuat molotov.

Cinta Ditolak, Pria di Deli Serdang Bunuh Siswi SMA

Permasalahan cinta nampaknya bisa membutakan seseorang.

Beberapa waktu lalu, ramai dibincangkan seorang siswi SMA yang ditemykan tewas di dalam sumur di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Korban adalah LPS (17) yang tewas dibunuh seorang pria kenalanannya bernama Rizky Lewa Al Reza (25).

Pelaku tega membunuh LPS karena sakit hati cintanya ditolak.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pembunuhan bermula saat keduanya berkenalan lewat Facebook.

Mereka lantas memutuskan untuk bertemu pada Kamis 15 Desember 2022.

Setelah dijemput, keduanya menuju TKP.

Pelaku pun menyatakan cinta pada korban.

Namun, cinta tersebut ditolak oleh korban.

"Korban menjawab 'siapa yang mau dengan kau cacat, sumbing dan ngomong aja au...au...auu," ucap Hadi menirukan kata-kata korban saat itu.

Hadi meneruskan, pelaku yang naik pitam langsung mengeluarkan tali.

Ia mencekik korban hingga tewas lalu jasadnya dibuang ke dalam sumur.

Pelaku pulang ke rumahnya di Jalan Paya Bakung, Kecamatan Sunggal lalu mandi.

Rizky tidak terima fisiknya dihina serta cintanya ditolak oleh korban.

"Selanjutnya team memboyong pelaku dan barang bukti ke Polsek Sunggal.

Reza mengakui perbuatannya dikarenakan sakit hati dan tersinggung atas ucapan korban," papar Hadi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved