Advertorial

Bangun Sinergi dengan Kepolisian, Sekolah Islam Baitul Jannah Jadi Lokasi Jumat Curhat Polda Lampung

Selain itu, isu lainnya yakni judi online, investasi bodong, hingga isu radikalisme yang ada di provinsi Lampung.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Endra Zulkarnain
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Pembina Yayasan baitul Jannah saat menyerahkan cinderamata kepada Kapolda Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Jumat (20/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung -Demi membangun sinergi dengan Kepolisian, Sekolah Islam Baitul Jannah, jadi lokasi kegiatan Jumat Curhat Polda Lampung, Jumat (20/1/2023).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah isu yang dibahas diantaranya, masalah geng motor, kenakalan remaja yang meresahakan masyarakat.

Selain itu, isu lainnya yakni judi online, investasi bodong, hingga isu radikalisme yang ada di provinsi Lampung.

Adapun kegiatan jumat curhat tersebut dihadiri langsung oleh kapolda Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Dir Binmas Kombes Pol. Anang Triarsono, Dir Lantas Kombes Pol Mediyanta, Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Widuarso Suprapto.

Kehadiran sejumlah pejabat utama Polda Lampung itu sendiri disambut langsungoleh Pembina Yayasan Baitul Jannah Ir. Sugiriyanto M.M dan para guru dari yayasan Baitul Jannah serta sejumlah masyarakat yang hadir.

Pembina yayasan Baitul Jannah, Sugiriyanto menyampaikan bahwa harapan masyarakat sangat luar biasa terhadap kepolisian.

Baca juga: Baitul Jannah Islamic School Peringati Hari Sumpah Pemuda Lewat Culture Day

Baca juga: Baitul Jannah Islamic School Peringati Hari Sumpah Pemuda Lewat Culture Day

Dia pun mengajak agar semua pihak ikut berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara.

"Saya harap semua pihak agar jangan meminta terlalu banyak kepada negara, tapi mari kita menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara," ujar Sugirianto seusai kegiatan Jumat Curhat.

"Ayo kita bersinergi, karena kepolisian tidak bisa menyelesaikan semua masalah, tapi kalau kita bersinergi maka kita dapat saling membantu penyelesaian masalah," imbuhnya.

Terkait pembahasan masalah kenakalan remaja, Sugirianto menyampaikan jika pihaknya mendukung penuh upaya Polri dengan kegiatan 'polisi masuk sekolah'.

"Dia pun menyampaikan jika pihak sekolah juga turut berupaya dalam dalam melakukan pembinaan terhadap siswanya.

"Masalah pembinaan terhadap siswa tentu kita juga lakukan, salahsatunya dengan menerapkan fullday school sampai jam 4 sore," kata dia.

Lebih lanjut, sosok yang nenjabat sebagai ketua badan wakaf indonesia (BWI) BandarbLampung ini juga mengatakan jika pihaknya melakukan sejumlah upaya untuk memperbaiki mental siswa.

"Kita juga berusaha perbaiki akhlak siswa dengan program seperti mengaji dan penghafalan Alquran," imbuhnya

Dia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan demi terwujudnya revolusi mental yang baik bagi generasi penerus bangsa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved