Berita Terkini Nasional

Eks Wali Kota Pasrah Dijemput Polisi, Otak Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar

Pelaku perampokan di rumah dinas wali kota atau Walkot Blitar ternyata diotaki oleh mantan atau eks Wali Kota M Samanhudi Anwar.

Kolase Tribunnews.com
Mantan Wali Kota pasrah dijemput polisi di tempat olahraga setelah ditetapkan sebagai tersangka otak perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar. 

Tribunlampung.co.id - Terbongkar otak pelaku perampokan di rumah dinas ( Rumdis ) wali kota Blitar pada Desember 2022 lalu.

Pelaku perampokan di rumah dinas wali kota atau Walkot Blitar ternyata diotaki oleh mantan atau eks Wali Kota M Samanhudi Anwar.

Peran mantan wali kota M Samanhudi Anwar sebagai dalang perampokan terungkap dari pelaku yang berhasil tertangkap sebelumnya.

Mantan wali kota Blitar ini pasrah ketika dijemput polisi, Jumat (27/1/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

M Samanhudi Anwar diciduk polisi saat berada di tempat olahraga.

Baca juga: Bocah SD Kabur dari Rumah Takut Sunat, setelah 25 Tahun Pulang Belum Juga Dikhitan

Baca juga: Nasib Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Nikah Tertunda Ayah Hilang Pekerjaan

Mantan wali kota Blitar M Samanhudi Anwar ditangkap setelah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus perampokan Rumdis Walkot Blitar, Santoso.

Berikut kronologi penangkapan mantan wali kota Blitar, M Samanhudi Anwar, dalam kasus perampokan Rumdis Walkot Blitar, Santoso.

Perampokan Rumdis Walkot Blitar di Jalan Sudanco Supriyadi, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur terjadi pada Senin (12/12/2022).

M Samanhudi Anwar telah ditetapkan sebagai tersangka kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar.

M Samanhudi Anwar diduga kuat menjadi otak aksi perampokan tersebut.

Berdasarkan informasi, M Samanhudi Anwar telah dilakukan pengintaian selama dua bulan.

Lantas, bagaimana kronologi penangkapan Samanhudi Anwar?

Petugas dikabarkan sempat kehilangan jejak Samanhudi Anwar di tengah proses pengintaian pada Kamis (26/1/2023).

Sehingga, petugas terpaksa menerapkan prosedur dan mekanisme khusus untuk kembali menemukan keberadaan tersangka.

Baca juga: Tiga Perampok di Rumah Dinas Wali Kota Blitar Tertangkap Berkat CCTV

Baca juga: Mantan Wali Kota Blitar Jadi Otak Perampokan Rumah Dinas Wali Kota

Samanhudi Anwar kembali terdeteksi berada di sebuah tempat penyewaan lapangan olahraga futsal di kawasan Kota Blitar.

Tersangka akhirnya ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim, saat sedang bermain futsal pada Jumat (27/1/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

"S ditangkap di salah satu tempat olahraga di Blitar," ungkap Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat, dilansir TribunJatim.com.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardono, membenarkan Samanhudi Anwar ditangkap saat sedang berolahraga.

"Futsal (lokasi penangkapan)" ujarnya, Jumat.

Menurut Lintar, selama proses penangkapan, Samanhudi menunjukkan sikap dan perilaku yang kooperatif.

"Sedang duduk-duduk. Ditangkap kooperatif."

"Tadi bersama rekannya. Dan kami datangi, rekannya juga kooperatif," jelasnya.

Samanhudi Langsung Dibawa ke Polda Jatim

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, mengungkapkan penangkapan M Samanhudi Anwar terkait kasus perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar dilakukan oleh Tim Jatanras Polda Jatim.

Argo menyebut, setelah ditangkap, Samanhudi langsung dibawa ke Polda Jatim.

"Diamankan dibawa ke Polda Jatim, informasinya sendiri, hanya beliau."

"Kalau setelah itu ada yang mendampingi, saya kurang paham. Sepertinya tidak mampir ke rumah," ujar Argowiyono, Jumat, dikutip dari Surya.co.id.

Ia menambahkan, motif kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar masih dikembangkan oleh penyidik.

Argo pun berharap penyidik dapat mengungkap apa yang terjadi di balik peristiwa perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar.

"Soal motif saat ini sedang dikembangkan penyidik."

"Yang pasti penangkapan beliau (Samanhudi) berdasarkan informasi dari pelaku yang sebelumnya ditangkap."

"Setelah dikembangkan ada keterkaitan dengan beliau (Samanhudi)" ungkap Argo.

"Saya belum bisa menjawab soal motif, itu (motif) nanti dari hasil pemeriksaan, sekarang sedang diperiksa," jelasnya.

Peran Samanhudi

Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, menjelaskan M Samanhudi Anwar bekerja sama dengan pelaku lain saat masih berada dipenjara.

Seperti diketahui, Samanhudi baru keluar dari Lapas Sragen pada Senin (10/10/2022).

Samanhudi menjalani hukuman atas kasus suap sejak 2018 silam.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, Samanhudi bekerja sama dengan pelaku lainnya saat mereka berada di satu lapas yang sama."

"Termasuk di dalamnya juga membeberkan letak sejumlah barang yang dicuri," kata Toni Harmanto, Jumat, seperti diberitakan Surya.co.id.

Hal senada disampaikan Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto.

Totok menyebut, Samanhudi merupakan penyuplai informasi terhadap lima orang tersangka eksekutor perampokan tersebut.

"Tadi pagi telah dilaksanakan penangkapan terhadap mantan Wali Kota Blitar berinisial S yang dikenakan Pasal 365 Juncto pasal 56 KUHP berkaitan dengan membantu melakukan tindak pidana dengan memberikan keterangan berkaitan dengan lokasi termasuk waktu dan kondisi rumah Dinas Wali Kota Blitar," ungkapnya, Jumat, dilansir TribunJatim.com.

Namun, lanjut Totok, Samanhudi tidak memperoleh pembagian uang hasil rampokan tersebut.

"Tidak (menerima apapun). Karena Pasal 56 di ayat 2 dia memberikan bantuan dalam hal memberi keterangan delik di bantuan terhadap tindakan pidana," imbuhnya.

Sebagai informasi, tersangka kasus perampokan tersebut hingga kini berjumlah enam orang.

Adapun tiga orang tersangka yang berhasil ditangkap yakni Mujiadi (54), Asmuri, dan Ali.

Sedangkan, dua tersangka lain yang masih dalam pengejaran yakni Okky Suryadi (35) dan Medy Afriyanto (35).

Wali Kota Blitar Santoso mengalami perampokan di rumah dinasnya pada 12 Desember 2022.

Dalam perampokan yang dialaminya, Santoso beserta istri juga mengalami kekerasan lantaran disekap oleh pelaku.

Pelaku dilaporkan masuk dari pintu sebelah barat dan langsung menyekap tiga penjaga di pos penjagaan.

Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumah dinas dan menyekap Wali Kota Blitar bersama istri di kamar.

Kawanan perampok diketahui menggasak uang tunai dan perhiasan dari Rumah Dinas Wali Kota Blitar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

(Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved