Berita Terkini Nasional

Cintanya Ditolak, Pria di Singapura Tuntut Teman Wanitanya 3 Juta Dolar

Seorang warga Singapura viral setelah menggugat teman wanitanya karena cinta bertepuk sebelah tangan.

Editor: Indra Simanjuntak
Kompas.com/Mentari
Ilustrasi. Seorang warga Singapura viral setelah menggugat teman wanita karena cintanya ditolak. 

Tribunlampung.co.id, Singapura - Seorang warga Singapura viral setelah menggugat teman wanitanya karena cinta bertepuk sebelah tangan.

Adalah K Kawshigan warga Singapura dan Nora Tan yang awalnya menjalin hubungan sebagai teman saat pertemuan terjadi pada 2016.

Namun seiring berjalan waktu, hubungan mereka memburuk beberapa tahun kemudian saat Kawshigan mulai menginginkan hubungan yang lebih dari sekadar teman.

Dikutip dari laman Sputnik News, Kamis (2/2/2023), saat warga Singapura Kawshigan menganggap Tan sebagai 'teman terdekat', berbanding terbalik dengan Tan yang hanya ingin untuk tetap menjalin pertemanan saja.

Kemudian saat Tan berusaha untuk membatasi interaksi mereka pada 2020, Kawshigan mengancamnya dengan tindakan hukum atas 'kerusakan moneter yang timbul dari tekanan emosional dan kemungkinan pencemaran nama baik'.

Baca juga: Tak Cuma Ditampar dan Dipukul, ART di Bandung Barat Juga Dipotong Gaji Tiap Salah

Baca juga: Video Detik-detik Raffi Ahmad Dituding Tak Ramah pada Penggemar Viral

Pada saat itu, Kawshigan menahan diri untuk tidak menggugat Tan, setelah pujaan hatinya itu setuju untuk berpartisipasi dalam sesi konseling dengannya.

Namun, satu setengah tahun kemudian, Tan keluar dari sesi tersebut karena menganggapnya sia-sia.

Tan lalu menuntut Kawshigan atas pelecehan pada April 2022 dan menghentikan semua komunikasi dengannya pada Mei tahun lalu. 

Pada Juli 2022, Kawshigan kemudian mengajukan gugatan 3 juta dolar Singapura terhadap Tan ke Pengadilan Tinggi Singapura.

Tuntutan Kawshigan dengan dugaan 'kerusakan reputasi yang luar biasa' dan 'trauma, depresi serta dampak buruk' terhadap hidupnya yang diduga ditimbulkan oleh Tan.

Kawshigan juga mengajukan gugatan sebesar 22.000 dolar Singapura ke pengadilan pada Agustus 2022, mengklaim bahwa Tan melanggar kesepakatan untuk memperbaiki hubungan diantara mereka.

Namun Hakim menolak gugatan tersebut, dengan memutuskan bahwa 'tindakan ini sengaja diprakarsai oleh penggugat dengan motif tersembunyi untuk membuat jengkel atau menindas terdakwa dengan memintanya untuk membela berbagai klaim yang pada dasarnya berasal dari matriks faktual yang sama di forum yang berbeda'.

Sidang praperadilan untuk litigasi Pengadilan Tinggi yang diprakarsai oleh Kawshigan dilaporkan diperkirakan akan berlangsung pada 9 Februari mendatang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved