Gempa Turki
Gempa Susulan M 7,5 Guncang Turki, KBRI Ungkap Ada Korban WNI Luka-luka
Sampai saat ini KBRI masih menghimpun data terkait ada tidaknya WNI yang menjadi korban meninggal gempa Turki.
Tribunlampung.co.id, Turki - Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI ) Turki di Ankara mengungkap adanya Warga Negara Indonesia ( WNI ) yang alami luka-luka akibat gempa 7,8 skala richter.
Sampai saat ini KBRI masih menghimpun data terkait ada tidaknya WNI yang menjadi korban meninggal gempa Turki.
Diketahui gempa Turki ini mengakibatkan korban meninggal dunia hingga ribuan orang.
Getaran gempa tidak hanya terjadi dalam satu kali. Turki kembali diguncang gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 7,5.
Gempa Turki mengakibatkan hunian WNI di Provinsi Kahramanmaras hancur.
Baca juga: Terbaru Korban Meninggal Gempa Turki Lebih 1.000 Orang, KBRI Ungkap Nasib WNI
KBRI Turki di Ankara mengatakan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,8 yang melanda negara itu membuat WNI yang bermukim di provinsi Kahramanmaras langsung lari meninggalkan apartemen mereka.
"Sejumlah WNI di Kahramanmaras harus meninggalkan apartemen karena mengalami kerusakan parah," kata KBRI Turki dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/2/2023).
Untuk saat ini, KBRI pun sedang berupaya mengadakan rumah sementara untuk menampung para WNI yang mengalami kerusakan hunian.
Langkah ini dilakukan sambil terus melakukan pembaharuan informasi terkait penanganan pasca-gempa dari pihak berwenang.
"KBRI Ankara (Turki) sedang mengupayakan rumah penampungan sementara sambil menunggu penanganan dari otoritas setempat," jelas KBRI Turki.
Hingga saat ini belum ada WNI yang dilaporkan tewas akibat bencana ini.
Sejauh ini KBRI melaporkan ada 3 WNI yang mengalami luka akibat bencana ini.
Rinciannya adalah 1 WNI di provinsi Kahramanmaras yang menjadi pusat gempa, dan 2 orang di provinsi Hatay.
Ketiganya saat ini telah dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Baca juga: Hunian WNI Hancur, 500 Lebih Korban Meninggal Akibat Gempa Turki
"Tiga orang WNI mengalami luka, 1 orang di Kahramanmaras dan 2 orang Hatay, dan saat ini sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat," kata KBRI Turki, dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/2/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KBRI-melaporak-terkait-adanya-WNI-luka-luka-akibat-gempat-Turki.jpg)