Berita Chelsea
Kalah dari Southampton, Fans Chelsea Minta Graham Potter Dipecat
Fans Chelsea mencemooh kinerja Pelatih Graham Potter usai hasil buruk mereka di Liga Inggris takluk 1-0 dari tim tamu Southampton
Penulis: Romi Rinando | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id - Pelatih Chelsea Graham Potter mengakui dan mengerti mengapa Fans The Blues mencemoohnya pasca hasil yang dianggap sudah mencapai titik nadir pasca kalah di kandang 1-0 dari Southampton.
Chelsea memasuki pertandingan melawan Southampton selaku juru kunci di Klasemen Liga Inggirs dengan peluang bisa meraih kemenangan.
Namun faktanya Skuad Graham Potter kalah, mereka kurang mampu memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.
Kesabaran Fans atas kinerja Pelatih Chelsea Graham Potter sepertinya sudah habis, pasca The Blues kalah 0-1 dari Southampton di pekan ke-24 Liga Inggris, Minggu (19/2/203)
Kebutuhan Chelsea akan seorang striker disorot dalam pertandingan tersebut, karena Chelsea saat ini hanya mencetak empat gol dalam 10 pertandingan terakhir mereka.
Baca juga: Graham Potter Bela Marc Cucurella yang Dijadikan Kambing Hitam Atas Performa Chelsea
Baca juga: Glen Johnson Sarankan Declan Rice Gabung Chelsea Ketimbang Arsenal
Kekalahaan dua pertandingan berturut-turut di semua kompetisi, memuat fans mempertanyakan apakah mantan manajer Brighton Hove & Albion masih kompeten mengelola Chelsea.
Dikutip tribunlampung.co.id dari Metro UK, saat peluit babak kedua laga Chelsea vs Southampton akan berakhir, fans Chelsea mencemooh Potter.
Pelatih Chelsea Potter dicemooh fans jelang peluit babak kedua berakhir di Stamford Bridge.
Sejumlah fans menyuarakan rasa frustrasi mereka pada penampilan tim mereka saat ini, bahkan di media sosial twitter Minggu (19/2/2023) menggema tagar PotterOut.
Chelsea di bawah pemilik baru Tood Boehly sudah mengelontorkan dana sekitar Rp 10 triliun lebih membeli pemain baru sejak musim panas 2022-2023.
Jumlah dana besar dikucurkan miliarder Amerika Serikat Todd Boehly ternyata tak sebanding dengan performa mereka di kancah Liga Inggris.
Seusai laga Chelsea vs Southampton, Graham Potter berargumen, saat ini timnya masih berjalan dengan baik meskipun hasil yang buruk.
Baca juga: Pemain Chelsea Marc Cucurella Dijadikan Kambing Hitam atas Performa The Blues
Baca juga: Pelatih Chelsea Graham Potter Sebut Situasi Kontrak Mason Mount Bersama The Blues Rumit
“Setelah kekalahan 1-0 di kandang, setiap kritik yang Anda dapatkan bisa dimengerti. Kami mengalami masa sulit dan mengintegrasikan pemain muda ke Liga Premier. Ketika hasil tidak sesuai keinginan Anda, itu sulit.
Bos Chelsea Graham Potter mengakui periode saat ini adalah yang terberat dalam karirnya.
"Setelah kekalahan 1-0 di kandang, kritik apa pun yang Anda dapatkan dapat dimengerti," kata Graham Potter.
"Saya pikir kami mengalami masa yang sulit dan saya pikir kami memiliki banyak tantangan dalam hal mengintegrasikan pemain muda ke Liga Premier.
"Meskipun hasilnya tidak sesuai keinginan Anda, itu bisa jadi sulit, begitulah adanya," tambahnya.
"Saya yakin akan ada orang di luar sana yang menganggap saya masalahnya, tentu saja.
"Menurut saya mereka tidak benar, tetapi saya tidak cukup sombong untuk mengatakan bahwa pendapat mereka tidak layak untuk diungkapkan.
"Pekerjaan saya adalah membantu tim, terus bekerja melalui periode tim, kami harus melakukan beberapa perubahan hari ini dan kenyataannya kami mundur selangkah dalam kinerja kami di babak pertama.
Skuad Chelsea pun dicemooh fans jelang peluit babak kedua berakhir di Stamford Bridge.
Sejumlah fans menyuarakan rasa frustrasi mereka pada penampilan tim mereka saat ini.
Chelsea di bawah pemilik baru Tood Boehly sudah mengelontorkan dana sekitar Rp 10 triliun lebih membeli pemain baru sejak musim panas 2022-2023.
Jumlah dana besar dikucurkan miliarder Amerika Serikat Todd Boehly ternyata tak sebanding dengan performa mereka di kancah Liga Inggris.
Chelsea takluk dari tim tamu Southampton dengan skor 0-1, di Stamford Bridge, Minggu (19/2/2023) dini hari WIB.
Gol Southampton atas Chelsea dicetak James Ward-Prowse jelang babak pertama berakhir melalui tendangan bebas .
Dengan hasil itu tercatat Chelsea hanya mencatatkan satu kemenangan dari 10 pertandingan terakhirnya.
Kekalahan tersebut membuat Chelsea kini berada di urutan ke-10 di klasemen Liga Inggris.
Mereka terpaut 10 poin di belakang tim urutan keempat Newcastle United.
Sedangkan Southampton tetap berada di dasar klasemen atau posisi 20 dengan hanya mengoleksi 18 poin.
Sejak pertandingan tim tamu tampil percaya diri menekan Chelsea.
Southampton nyaris mencetak gol di menit awal. Berawal kesalahan komunikasi para pemain belakang Chelsea,
Kamaldeen Sulemana memenangkan bola dari Kalidou Koulibaly sebelum melepaskan tembakan yang ditepis Kepa Arrizabalaga.
Bola rebound kemudian disambar Stuart Armstrong, tetapi bek Chelsea mampu membloknya.
Chelsea berhasil keluar dari tekanan pada menit ke-10. Namun, mereka kesulitan membangun serangan.
Alih-alih menyerang mereka justru kebobolan di masa injury time baak pertama oleh gol James Ward-Prowse lewat tendangan bebas akurat yang gagal dihentikan Kepa Arrizabalaga.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 Southampton atas Chelsea.
Babak kedua, Chelsea bermain lebih menyerang demi mencetak gol penyeimbang.
Mereka banyak menciptakan peluang, tetapi penyelesaiannya masih buruk.
Chelsea mendapatkan peluang emas pada menit ke-71.
Bermula dari umpan Kai Havertz, Raheem Sterling menyundul bola dan masih bisa diblok Romain Perraud.
Bola muntahnya bisa disambar Sterling, tetapi kembali diblok.
Pertandingan sempat berhenti sementara pada menit ke-74 setelah Cesar Azpilicueta mengalami cedera karena wajahnya kena sepakan sepatu Sekou Mara di kotak penalti.
Azpilicueta mendapatkan penanganan medis sebelum ditandu keluar lapangan.
Hingga babak kedua berakhir skuad Chelsea tak satupun bisa mencetak gol
(Tribunlampung.co.i/Romi Rinando)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kesabaran-Fans-Buat-Pelatih-Chelsea-Graham-Potter-Habis-Pasca-The-Blues-Kalah-dari-Southampton.jpg)