Berita Chelsea
Reece James dan Thiago Silva, Duo Pemain Chelsea Terbaik Era Pelatih Graham Potter
Mantan gelandang Chelsea, Andy Townsend, membeberkan dua pemain yang berada dalam performa terbaiknya di bawah Graham Potter mereka adalah
Penulis: Romi Rinando | Editor: Heribertus Sulis
Meski usianya yang sudah tak lagi muda, Thiago Silva masih diberikan kecepatan dan kekuatan yang membuatnya menjadi lawan tangguh di darat dan di udara.
Bek berusia 38 tahun ini ia dijuluki 'The Monster' oleh pers Brasil dan Prancis.
Karena ia ia memiliki ketenangan dan kemampuan teknis memainkan bola dari lini bertahan sekaligus memiliki segudang pengalaman di level tertinggi sepakbola.
Ia pernah menjadi kapten Paris Saint-Germain, AC Milan dan tim nasional Brasil.
Menjelang jeda Piala Dunia bulan November, saat ia menjadi kapten Brasil, tidak ada pemain Chelsea yang mampu melakukan blok, atau intersepsi lebih banyak darinya.
Pada Oktober 2022 dia menikmati momen emosional saat kembali ke San Siro dengan mengalahkan mantan klubnya AC Milan 2-0.
Di laga itu ia juga mampu membantu Chelsea menjaga clean sheet di penampilannya yang ke-100 di Liga Champions.
Sorotan catatan pribadinya termasuk assist dalam pertandingan liga berturut-turut di samping kepergian Thomas Tuchel dan kedatangan Graham Potter.
Thiago menjadi kreator gol Ben Chilwell saat menyamakan kedudukan 1-1 melawan West Ham.
Ia juga melakukannya dengan baik saat memberikan umpan gol pertama Pierre-Emerick Aubameyang untuk Chelsea setelah bergerak maju dari posisi bola mati ketika laga Chelsea melawan Crystal Palace di Selhurst Park.
(Tribunlampung.co.id/Romi Rinando)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Reece-James-dan-Thiago-Silva-Disebut-Duo-Sosok-Pemain-Chelsea-Terbaik-Era-Pelatih-Graham-Potter.jpg)