Berita Lampung

Besok, RSUDAM Perdana Lakukan Pemisahan Bayi Kembar Siam Afifah dan Aliyah Asal Lampung Utara

Besok RSUDAM perdana akan melakukan pemisahan bayi kembar siam bernama Afifah dan Aliyah berusia satu tahun asal Muara Sungkai, Lampung Utara.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Teguh Prasetyo
tribunlampung/bayu saputra
Direktur RSUDAM dr Lukman Pura bersama Kadis Kesehatan Provinsi Lampung dr Reihana foto bersama tim dokter pemisahan bayi kembar siam asal Desa Karang Sari, Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara, Selasa (14/3/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) perdana akan melakukan pemisahan bayi kembar siam bernama Afifah dan Aliyah berusia satu tahun, asal Desa Karang Sari, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara.

Direktur RSUDAM dr Lukman Pura mengatakan, pemisahan bayi kembar siam akan dilakukan Rabu (15/3/2023) besok, bersama dengan tim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur.

"Jadi kami tim dokter RSUDAM bersama dengan pihak RSUD Dr Soetomo Surabaya akan dilakukan pemisahan bayi kembar siam tersebut," kata Direktur RSUDAM dr Lukman Pura, saat menggelar konferensi pers di RSUDAM, Selasa (14/3/2023).

Baca juga: Kabar Duka, Bayi Kembar Siam Rahman dan Rahim Meninggal

Ia mengatakan, riwayat ibu bayi kembar siam selama kehamilan tidak memiliki penyakit tertentu.

"Namun pada empat bulan kehamilan, sudah dapat diketahui bahwa bayi adalah kembar siam. Pada usia delapan bulan kehamilan, karena keadaan tertentu, maka dilakukan persalinan (prematur)," kata dokter Lukman Pura. 

Saat ini, kata Lukman, bayi kembar siam tersebut sudah masuk usia satu tahun dan menurut perhitungan medis merupakan waktu yang cukup memadai untuk dilakukan operasi pemisahan.

"Alasannya karena bayi sudah mengalami kematangan dari organ tubuh . Maka pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Provinsi Lampung, kami akan melakukan pemisahan bayi kembar siam tersebut," imbuhnya.

"InsyaAllah kami siap melakukan operasi terhadap bayi kembar siam tersebut dan ini merupakan komitmen RSUDAM atas arahan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk Lampung sehat," kata Lukman.

Ia mengatakan, kondisi bayi siam addalah beradu dada depannya.

"Alhamdulillah bayi kembar siam ini sudah masuk usia satu tahun pada 4 Februari 2023 lalu, dan bayi mendapatkan asuhan yang tepat oleh tim medis RSUDAM," ujar Lukman.

"Kami merencanakan operasi besok pada pukul 09.00 WIB dengan dibantu tim RSUD Dr Soetomo Surabaya," tambahnya.

Untuk pelaksanaan operasi dari tim medis RSUDAM terdiri dari dr Mars Dwi Tjahjo, dan tim teknis medis diketuai dr Billy Rosan, dibantu Dr dr Prambudi Rukmono, dr Imam Gozali, serta dokter dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Baca juga: Potret Bayi Kembar Anisa Rahma dan Anandito Dwis Jadi Sorotan

Sementara itu, Kadiskes Lampung dr Reihana mengatakan, pihaknya mewakili Pemprov Lampung menyambut baik adanya operasi bayi kembar siam.

"Pemisahan bayi kembar siam sudah tentu pelaksanaannya sudah melewati pemeriksaan dari setahun yang lalu," imbuh Reihana.

"Kami menyambut baik tindakan operasi bayi kembar siam yang dilakukan oleh RSUDAM, dan berdoa agar berhasil dengan baik," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved