Berita Chelsea

Pelatih Chelsea Graham Potter Beri Klarfikasi Kenapa Conor Gallagher Jarang Main

Pelatih Chelsea Graham Potter menjelaskan kenapa Conor Gallagher jarang tampil sebagai starter, Potter mengaku Conor merupakan pemain tim fantastis

|
Penulis: Romi Rinando | Editor: Heribertus Sulis
AFP
Pelatih Chelsea Graham Potter Beri Klarfikasi Terkait Conor Gallagher Jarang Main. 

Tribunlampung.co.id - Pelatih Chelsea Graham Potter buka suara terkait minimnya waktu bermain Conor Gallagher bersama skuad The Blues.

Pemain chelsea Conor Gallagher  disebut Pelatih Graham Potter sebagai seorang pemain yang fantastis.

Conor Gallagher bersama skuad Chelsea asuhan Pelatih graham Potter telah bermain 10 kali di Liga Premier musim ini

Namun menurut pelatih Chelsea Graham Potter, Conor Gallagher masuk bagian rencana jangka panjangnya di skuad The Blues.

Terakhir ia bermain saat hasil laga imbang tanpa gol Che;sea dengan Fulham di Stamford Bridge 3 Februari 2023 lalu.

Baca juga: Paul Merson Prediksi Chelsea Kalahkan Real Madrid pada Perempat Final Liga Champions

Baca juga: Pelatih Chelsea Graham Potter Beber Kondisi Terbaru Wesley Fofana Pasca Laga Lawan Everton

Peluangnya yang terbatas sejak masuknya sejumlah pemain baru pada bursa transfer Januari 2023 dan kembalinya beberapa pemain yang cedera.

Potter menyebut keputusan taktis sebagai alasan pemain berusia 23 tahun itu sering menjadi pemain pengganti dalam beberapa pekan terakhir

Pelatih asal Inggris tersebut menyadari jika keputusan yang ia buat sering begitu kontroversial.

Ia juga tidak menutupi reaksi pemain yang kecewa karena keinginannya tidak sesuai realita.

"Gallagher tidak beruntung, tetapi ia selalu bermain baik, saat saya turunkan," kata Potter.

"Saya paham jika ia merasa frustrasi dan perasaan ini normal terjadi kepadanya," ucap pelatih berusia 47 tahun tersebut.

Potter hanya berharap jika Gallagher tidak mengalami penurunan kualitas meski jarang dimainkan.

Conor disebutkan ada di antara pemain cadaangan pasangan lini tengah Enzo Fernandez dan Mateo Kovacic yang lebih disukai Potter saat hasil imbang 2-2 di kandang hari Sabtu dengan Everton.

"Kami menggunakan Kova (Kovacic) dan Enzo di lini tengah, jadi itu hanya keputusan taktis di sana," kata Potter dikutip tribunlampung dari chelseanews, Senin 20 Maret 2023

“Kemudian tiga pemain depan adalah Joao (Felix), Kai (Havertz) dan Christian Pulisic karena profil pemain, sedikit lebih seperti penggiring bola.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved