Pemkab Lampura Pantau Harga Sembako
Lakukan Sidak ke Pasar Tradisional, Pemkab Lampung Utara Pastikan Harga Sembako Stabil
Jelang Ramadan, Pemkab Lampung Utara pastikan harga kebutuhan relatif stabil. Kenaikan bahan pokok tak signifikan.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Asisten II Setda Kabupaten Lampung Utara Ahmad Alamsyah mengatakan pihaknya memantau harga sembako di dua pasar di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.
Hasil pemantauan tim Pemkab Lampung Utara, harga sembako di pasar masih stabil, tidak ada kenaikan harga yang signifikan.
Menurutnya, pemantauan melibatkan perwakilan Kodim 0412 Lampung Utara, Polres Lampung Utara dan Bulog Subdivre Lampung Utara, Lampung.
Ahmad Alamsyah mengatakan pada hari ini berdasarkan peninjauan untuk harga sembako tidak ada yang mengalami kenaikan harga signifikan jelang Ramadan.
Kenaikan harga berkisar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 perkilogram.
Sembako yang naik seperti beras dan telur, yang naik sejak sepekan lalu.
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Beras Premium di Lampung Utara Rp 13.700 per Kg
Hanya saja, saat peninjauan tadi para pedagang banyak yang mengeluh soal sepi pembeli.
Dimana, mereka mengaku kebingungan jika akan naik harga, tidak ada pembelinya.
Ia menyebut apabila ada kenaikan harga yang signifikan terhadap sembako, maka Pemkab Lampung Utara akan mengambil langkah dengan pihak lain untuk menstabilkan harga.
“Misalnya kalau harga beras naiknya banyak maka kita akan kerjasaman dengan Bulog untuk gelar pasar murah,” katanya.
Akan tetapi, kenyataan di lapangan tidak ditemukan kenaikan harga yang signifikan.
Langkah yang diambil dengan kerjasama pihak lain tentunya agar masyarakat dapat membelinya.
Sementara Dinas Perdagangan Lampung Utara, Hendri menyebut meski sedikit mengalami kenaikan harga di beras, namun stok beras tersedia.
“Kita sudah melakukan pengecekan secara langsung ke pasar terkait kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok.'
Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Daging di Lampung Utara Rp 140 Ribu per Kg
"Memang ada beberapa harga sembako yang mengalami kenaikan, ya itu beras, cabai dan bawang, seperti harga beras premium yang harganya seratus tiga puluh lima ribu,” kata Hendri.
Lebih lanjut diungkapkannya, untuk di wilayah Kabupaten Lampung Utara harga beras tersebut masih terbilang masih stabil dan stoknya siap, dan memenuhi kebutuhan masyarakat hingga memasuki puasa Ramadan.
Meski sedikit mengalami kenaikan dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak kawatir karena stok beras tersedia.
Selain melakukan pengecekan harga sembako di Kabupaten Lampung Utara, hal ini juga untuk mengetahui stok dan harga sembako dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Lampung Utara.
Harga Beras Naik
Pedagang beras di Pasar Sentra Kotabumi, Lampung Utara, Lampung menyebut harga beras saat ini mengalami kenaikan.
Kenaikan mencapai Rp 2 ribu per kemasan 10 kg.
Kenaikan harga beras di Lampung Utara ini telah terjadi sejak 10 hari terakhir.
Seperti dikatakan oleh Bugi, seorang pedang beras di Pasar Sentra Kotabumi, Lampung Utara kepada tim dari Pemkab Lampung Utara, Selasa (21/3/2023).
Dirinya mengatakan, ada dua komoditi yang mengalami kenaikan.
Selain beras, telur ayam juga mengalami kenaikan.
"Untuk beras merek SJ yang biasanya Rp 135 ribu per kemasan 10 kg, saat ini Rp 135 ribu per kg," kata dia.
Sedangkan untuk telur ayam, ujarnya, sebelumnya Rp 27 ribu per kg. Saat ini Rp 30 ribu per kg.
Untuk telur ayam, kenaikannya sudah sejak sepekan teakhir.
Menurut Bugi, untuk pasokan beras tidak ada kendala.
Hanya saja, imbuhnya, saat ini daya beli masyarakat tidak mengalami peningkatan.
Sedangkan pemantauan di Pasar Dekon Kotabumi, harga beras jenis premiun saat ini Rp 13.700 pre kg.
Untuk beras dari Bulog dijual dengan harga Rp 9.450 ribu per kg.
( Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi )
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.