Berita Lampung

Tampung Aspirasi Warga, Besok Pemkot Bandar Lampung Panggil Pengelola Tower

Pemanggilan PT CMI itu guna menanggapi unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa dan warga ke Pemkot Bandar Lampung.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: soni
Tribun Lampung / Riana Mita Ristanti
Unjuk rasa puluhan mahasiswa dan warga ke Pemkot Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemkot Bandar Lampung berjanji akan memanggil pihak PT CMI.

Pemanggilan PT CMI itu guna menanggapi unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa dan warga ke Pemkot Bandar Lampung.

Hal itu disampaikan Plt Sekda Pemkot  Bandar Lampung, Khaidarmansyah.

Khaidarmansyah mengatakan, Pemkot Bandar Lampung beranji akan memanggil pihak perusahaan besok.

"Besok perusahaan yang punya menara akan kita panggil," katanya, Senin (3/3/2023).

Pemanggilan tersebut, lanjut Khaidarmansyah guna memastikan kebenaran yang disuarakan masyarakat.

"Apabila perusahaan memang seperti yang dikatakan masyarakat, maka akan kita tindak lanjuti lebih dalam," paparnya.

Sementara itu, sebelum melakukan unjuk rasa di halaman Pemkot Bandar Lampung, puluhan mahasiswa dan warga itu juga menyambangi kantor DPRD Bandar Lampung.

Baca juga: Warga Unjuk Rasa Desak Wali Kota Bandar Lampung Cabut Izin Tower PT CMI 

Baca juga: Detik-detik Polwan Ditampar Pendemo Saat Aksi Unjuk Rasa di KPU RI

Diketahui sebelumnya, puluhan warga dan mahasiswa lakukan unjuk rasa di halaman Pemkot Bandar Lampung.

Unjuk rasa yang dilakukan warga dan mahasiswa di depan gedung Pemkot Bandar Lampung ini guna menolak adanya tower PT Centratama Menara Indonesia (CMI).

Penolakan terhadap tower PT CMI ini lantaran tower yang berada di Gang Mawar, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung meresahkan warga.

Pasalnya, keberadaan tower PT CMI dinilai merugikan masyarakat sekitar.

Koordinator lapangan saat unjuk rasa, Muamar membenarkan hal tersebut.

"Kami minta Wali Kota untuk mencabut izin tower PT CMI," katanya, Senin (3/3/2023).

Ia mengungkapkan, banyak barang elektronik masyarakat yang rusak akibat adanya tower tersebut.

"Banyak juga sambaran petir saat hujan," lanjutnya.

Tak sampai di situ, Muamar juga mengatakan, terdapat warga sekitar yang kesetrum aliran listrik di sekitar tower.

( Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti )

 


 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved