Berita Lampung

Jelang Lebaran, Pedagang Kue Dadakan Padati Pasar Berasan Makmur Mesuji Lampung

Sukimi, salah satu pedagang jajanan di Pasar Berasan Makmur, mengaku telah berdagang sejak Minggu lalu.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Pedagang jajanan Lebaran di Pasar Berasan Makmur, Mesuji, Lampung, Senin (17/4/2023). 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Hari raya Idul Fitri tinggal menghitung hari.

Menjelang Lebaran, banyak pedagang kue dan jajanan di Pasar Berasan Makmur, Mesuji, Lampung, Senin (17/4/2023).

Pantauan Tribunlampung.co.id, para pedagang jajanan berjejer memanjang di area jalan masuk Pasar Berasan Makmur.

Mereka menawarkan berbagai  makanan yang didominasi kue dan jajanan tradisional.

Sukimi, salah satu pedagang jajanan di Pasar Berasan Makmur, mengaku telah berdagang sejak Minggu lalu.

Baca juga: Ini 4 Wilayah Titik Macet Jalinbar Pesisir Barat selama Arus Mudik Lebaran

Baca juga: Viral Gaya Haji Lady Mudik Lebaran Pakai Perhiasan Emas 3 Kg Senilai Rp 405 Juta

"Sudah Minggu kemarin, Mas. Hari Senin sudah dagang jajanan ini," ujarnya.

Ia mengatakan, berdagang jajanan Lebaran selalu dilakoninya setiap tahun.

Menurutnya, berjualan jajanan khas Lebaran memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Apalagi berjualan menjelang Lebaran, ia memastikan barang jualannya banyak dibeli konsumen.

"Namanya Lebaran, Mas. Ibu-ibu kan butuh jajanan. Jadi kalau sudah mendekati Lebaran gini ya ramai," imbuhnya.

Dikatakan Sukimi, jajanan Lebaran yang dijual beraneka ragam.

Namun, jajanan didominasi aneka snack tradisional, kacang-kacangan, dodol, kue semprot dan kerupuk.

Sukimi menjualnya di kisaran Rp 10 ribu per bungkusnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Fitri, pedagang jajanan Lebaran lainnya.

"Harga Rp 10 ribu per bungkus. Ini sama dengan pedagang lain kalau yang bungkus plastik ini," ungkapnya.

Kepala Desa Berasan Makmur Sri Wahyuni menjelaskan, kondisi pasar sangat ramai menjelang Lebaran.

"Hari ini saya sidak untuk melihat kondisi pasar dan tentunya keluhan para pedagang," ucapnya.

Apalagi, ungkap Sri Wahyuni, jelang Lebaran ini banyak pedagang dadakan yang menjamur di Pasar Berasan Makmur.

Maka dari itu pihaknya melakukan sidak untuk melakukan komunikasi dengan para pedagang.

"Khususnya pedagang jajanan pasar yang baru berjualan ini. Harapan kami tetap memberikan ruang untuk berdagang, jadi koordinasi dengan pemerintah desa itu sangat penting," jelasnya.

(Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved