Berita Lampung
Pembangunan Sistem Data One Center Pemkab Pesawaran Lampung Capai 30 Persen
Pemkab Pesawaran Lampung secara bertahap melakukan penyempurnaan sistem pada satu data atau one center pemerintahan.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Penerapan data one center Pemkab Pesawaran Lampung sampai Mei 2023 telah mencapai 30 persen.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Pemkab Pesawaran Jayadi Yasa, Senin (15/5/2023).
Jayadi mengungkapkan, dalam proses penerapan data one center tersebut, Pemkab Pesawaran secara bertahap melakukan penyempurnaan sistem pada satu data atau one center pemerintahan.
Sehingga, progres yang baru dimulai secara bertahap sejak pertengahan tahun 2022 lalu itu dirasa masih berada pada tahapan awal.
Jayadi menuturkan, karena memang, selama ini penerapan one center secara aksi baru dimulai pada tahun 2023.
Baca juga: Cegah Korupsi, Pemkab Pesawaran Lampung Wajibkan Kades Lapor LHKPN
“Dan saat ini sudah lima bulan, namun, progresnya sudah mencapai tiga puluh persen untuk membangun sistem tersebut,” ucap Jayadi.
Kemudian, dalam tahap penyempurnaan data one center Pemkab Pesawaran akan dilakukan pengelompokan data per bidang.
Dalam strukturnya, data dikelompokan secara per bidang mulai dari bidang infrastruktur, kesehatan, pertanian, dan data-data penting di bidang yang lain yang harus terunggah dalam sistem one center.
Jayadi mengatakan, dalam mensukseskan data one center tersebut pemerintah telah berkoordinasi dengan akademisi yaitu perguruan tinggi.
“Jadi ada akademisi yang dilibatkan dalam jalannya progres one center,” kata Jayadi.
“Sehingga, kami bersama akademisi dari Universitas Bandar Lampung (UBL) dan Insitut Informatika dan Bisnis Darmajaya telah melakukan kolaborasi,” imbuhnya.
Tak hanya itu saja, pemerintah menggandeng instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan validasi data.
“Karena bagaimana mencacah data tersebut ada pada BPS,” sebut Jayadi.
Agar nanti data pada one center yang telah diperoleh dan diinput ke sistem tersebut benar-benar diakui.
Lanjut Jayadi, terkait keamanan data pada one center tersebut, dikatakannya dalam sistem ada data yang bisa diakses publik dan data yang tertutup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Penerapan-data-one-center-Pemkab-Pesawaran-Lampung-Tahun-2023-capai-30-persen.jpg)