Berita Lampung

Cari Solusi untuk Tingkatkan Stok Darah, PMI Pesawaran Lampung Studi Banding ke Tabanan

PMI pesawaran lakukan studi banding ke PMI Tabanan. Belajar untuk dorong masyarakat jadi pendonor.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Dok Pemkab Pesawaran
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesawaran melakukan studi komparatif ke PMI Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Jumat (26/5/2023). 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Palam Merah Indonesia ( PMI ) Pemkab Pesawaran, Lampung melakukan studi banding ke PMI Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/5/2023).

Studi banding bertujuan meningkatkan pengetahuan PMI Kabupaten Pesawaran dan mencari solusi tentang permasalahan atas minimnya  jumlah pendonor dan sukarela (bank darah).

Ketua PMI Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi mengatakan, banyak sekali persoalan yang timbul dari tidak terpenuhinya stok darah.

Menurutnya, minimnya stok darah di PMI Pesawaran saat ini berkaitan dengan tidak banyaknya pendonor dan juga sukarela.

Melalui studi banding ke PMI Tabanan, lanjut dia, PMI Pesawaran ingin belajar untuk mencari solusi dari masalah minimnya bank darah.

"Kita ingin belajar bagaimana PMI Tabanan mendorong masyarakat untuk mau menjadi pendonor."

Baca juga: Bakti Sosial Bulan Ramadan, PSMTI Bandar Lampung Menggelar Donor Darah, Dapatkan 93 Kantong Darah

"Sehingga memiliki data pendonor yang cukup banyak," ucap Nanda.

Selain itu, pihaknya juga mempelajari bagaimana untuk saling berinteraksi dan membahas berbagai permasalahan sekaligus merumuskan cara penyelesaian hal-hal yang berkaitan dengan bidang PMI.

“Jujur saja, kami pengurus PMI Pesawaran, kerap dihadapkan pada sejumlah persoalan, salah satu permasalah yang sering timbul adalah belum terpenuhinya stok darah,” kata Nanda.

Maka, dengan ini tentu PMI Kabupaten Pesawaran kedepannya akan melakukan upaya untuk memberikan pemahaman sosial dan kesehatan mengenai donor darah.

Untuk menuju ke arah sana, tentu masyarakat terlebih dahulu diberikan pemahaman pentingnya donor darah sebagai kesehatan diri.

“Setelah itu beri pemahaman bahwa donor darah juga dapat menjadi jembatan dalam menolong orang lain,” jelasnya.

“Karena setetes darah yang kita berikan dapat menyelamatkan banyak nyawa,” imbuhnya.

Baca juga: Empat Produk UMKM Asal Pesawaran Lampung Bisa Menembus Pasar Ekspor

Menurutnya, studi komperatif yang mereka lakukan pada hari ini, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan PMI Pesawaran kepada masyarakat.

Lalu dapat menjadi pembelajaran dalam pengembangan sumber daya dan unit usaha untuk PMI.

Setelah mengetahui bagaimana cara mencari solusi dari mengupas permasalahan yang ada, pihaknya akan menerapkan di Kabupaten Pesawaran.

“Termasuk mengadopsi inovasi yang tidak pernah kami lakukan di Bumi Andan Jejama,” pungkas Nanda.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved