Berita Lampung

Buaya 4 Meter Muncul di Laut Teluk Pandan Pesawaran Lampung, Nelayan Diminta Hati-hati

Kemunculan buaya besar di laut Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung itu dibenarkan oleh Kasat Polairud Polres Pesawaran Iptu Suwartono. 

dok.Polres Pesawaran
Satuan Polairud Polres Pesawaran mengimbau kepada nelayan untuk waspada saat tengah melaut di perairan Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung karena ada kemunculan buaya muara sepanjang empat meter. 

Tribunlampung.co.id, PesawaranBuaya empat meter muncul di laut wilayah Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung.

Kemunculan buaya besar di laut Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung itu dibenarkan oleh Kasat Polairud Polres Pesawaran Iptu Suwartono. 

Atas keberadaan buaya ini, Satuan Polairud Polres Pesawaran Polda Lampung mengimbau kepada nelayan untuk waspada saat tengah melaut di perairan Teluk Pandan.

Imbauan tersebut disampaikan Kasat Polairud Polres Pesawaran, Iptu Suwartono kepada Tribun Lampung, Minggu (18/6/2023).

Suwartono menjelaskan, pada empat hari lalu yakni Kamis (15/6/2023) muncul buaya muara yang berkeliaran di perairan Teluk Pandan, Desa Hurun.

Dikatakannya, kemunculan buaya besar tersebut pertama kali diketahui oleh para pekerja balai dari Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung (BBPBL).

Saat itu mereka akan memberikan pakan pada ikan di keramba apung pada perairan Teluk Pandan Tersebut.

Pada saat di terlihatlah buaya muara tersebut berenang di sekitar para pekerja.

“Dan saat dilihat ukuran panjang buaya itu sampai empat meter,” ucap Suwartono.

Dia memperkirakan buaya  berasal dari seputar muara yang ada di Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan.

“Dan di muara yang menjorok ke pohon bakau tersebutlah yang kami duga menjadi lokasi persembunyian dari buaya tersebut,” ucap dia.

Melihat adanya kemunculan buaya ini dirinya meminta kepada masyarakat sekitar perairan untuk lebih hati-hati.

“Terlebih lagi kepada nelayan yang melakukan aktivitas atau melewati di tempat buaya itu muncul,” ujarnya.

Dirinya pun sudah berkoordinasi dengan pihak balai untuk menempatkan spanduk peringatan di tempat tersebut.

“Karena dikhawatirkan ada anak-anak ataupun orang-orang yang sedang mandi di pantai tersebut,” tuturnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved