Berita Lampung
Keripik Batang Pisang Kharisma, Gebrakan Baru dari Tulangbawang Barat
Ayanto (43) lewat usaha keripiknya yang bertajuk UMKM Kharisma mampu menyulap batang pisang jadi makanan gurih.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Batang pisang yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat disulap jadi panganan lezat nan renyah.
Ayanto (43) lewat usaha keripiknya yang bertajuk UMKM Kharisma mampu menyulap batang pisang jadi makanan gurih.
Didirikan sejak 2015, UMKM tersebut berlokasi di Mekarjaya, Kecamatan Gunung Agung, Tulangbawang Barat, Lampung.
Ayanto bercerita, inovasi tersebut bermula saat dirinya terjebak pandemi Covid-19 beberapa waktu silam.
“Sebelumnya saya jualan keripik tempe, tapi terkendala pandemi karena harga kedelai semuanya naik,” ucap dia saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Sabtu (25/6/2023).
Ia pun cekatan mencari inovasi usaha baru, yang mampu mengatasi permasalahan tersebut.
Pencariannya sempat mencoba produksi bakso, bayam hingga akhirnya batang pisang.
Ayanto mengaku, pertimbangannya memilih batang pisang sebagai bahan jualan karena dirasa punya nilai jual yang tinggi.
“Kalau keripik pisang sudah biasa, persaingannya terlalu banyak, nggak bikin kaget orang lagi,” paparnya.
Sementara untuk jenis yang digunakan, Ayanto mempercayakannya pada batang pisang kepok.
“Karena ukurannya besar, seperti istri saya,” ucapnya berseloroh.
Tekadnya lantas bulat untuk merintis usaha baru.
Pria yang juga menjabat Kepala Sekolah SMP NU Barokhatul Qodiri itu segera menyeriusi inovasi barunya tersebut.
Segala cara dia lakukan demi menyulap batang pisang menjadi panganan lezat yang diharapkan.
“Dimasukkan ke kulkas gak bisa, direndam gak bisa,” ucap dia mengenang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ayanto-43-dan-usaha-keripik.jpg)