Berita Terkini Nasional

Geng Motor Makin Brutal, Tebas Ayah dan Anak di Sukabumi hingga Tewas

Adapun korban terbaru kebrutalan geng motor di Sukabumi seorang ayah bernama Uloh (60) yang tewas setelah disabet menggunakan katana atau pedang.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi anggota geng motor diamankan Polresta Bandar Lampung. 

"Jaket XTC, sekarang diamankan untuk proses selanjutnya di Polres," jelasnya.

5 Anggota Geng Motor Ditangkap

Lima anggota geng motor anarkis yang kembali berulah di jalanan Kota Bandar Lampung diamankan jajaran patroli Dalmas Ditsamapta Polda Lampung, Sabtu (24/6/2023) dini hari.

Dua dari lima anggota geng motor di Bandar Lampung yang diamankan Dalmas Ditsamapta Polda Lampung masih meginjak bangku sekolah menengah atas (SMA).

Adapun kelima orang geng motor yang diamankan Dalmas Ditsamapta Polda Lampung adalah FF, W, SS dan AM, RP

Danton Patroli Perintis Dalmas Ditsamapta Polda Lampung, Ipda Parlindungan Siregar mengatakan, kelima anggota gengster tersebut diamankan oleh petugas sedang melakukan hunting patroli rutin.

Adapun patroli rutin digelar untuk menjaga situasi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kota Bandar Lampung.

Ipda Parlindungan menjelaskan, kelima anggota geng motor anarkis tersebut diamankan di dua lokasi berbeda.

"FF, W dan RP diamankan di Negeri Olok Gading, Teluk Betung Timur sekitar pukul 04.00 wib," 

"Ketiga remaja ini mengaku berasal dari gengster dengan nama Remaja 05 Barat," ungkap Ipda Parlindungan Siregar, Sabtu (24/6/2023).

Ipda Parlindungan menjelaskan, dari ketiga remaja tersebut, petugas mengamankan satu bilah senjata tajam.

Setelah itu, petugas kemudian melanjutkan patroli di sekitar area di Jalan Untung Suropati dan kembali mengamankan dua orang anggota geng motor.

Adapun dua anggota geng motor yang diamankan yakni SS dan AM.

Menurut Ipda Parlindungan, dua orang anggota geng motor dari gengster Orang Sakit 13.

"Untuk SS dan AM ini diamankan sekira pukul 05.00 wib di jalan Untung Suropati," ujar Ipda Parlindungan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved