Berita Terkini Nasional

Geng Motor Makin Brutal, Tebas Ayah dan Anak di Sukabumi hingga Tewas

Adapun korban terbaru kebrutalan geng motor di Sukabumi seorang ayah bernama Uloh (60) yang tewas setelah disabet menggunakan katana atau pedang.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi anggota geng motor diamankan Polresta Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id - Kelompok geng motor kembali berulah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga menewaskan seorang warga.

Adapun korban terbaru kebrutalan geng motor di Sukabumi seorang ayah bernama Uloh (60) yang tewas setelah disabet menggunakan katana atau pedang.

Aksi kekerasan geng motor di Sukabumii terjadi Sabtu (15/7/2023) dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu, Uloh bersama anaknya, Solah sedang berangkat untuk berjualan di pasar Cisaat.

Keduanya berangkat menggunakan motor, dan Uloh duduk di belakang.

Saat di perjalanan, keduanya diikuti oleh orang tak dikenal.

"Saat sampai wilayah Nagrak tepatnya dekat SDN 1 Sukamanah, bapak dan anak dibacok diduga menggunakan samurai," ucap Ratna, anggota keluarga korban.

Mengutip TribunJabar.id, Uloh mendapatkan luka di bagian leher belakang.

Solah dan Uloh pun ditolong oleh warga dan pedagang pasar dan dilarikan ke RSUD Syamsudin.

"Sebelum dibawa ke Bunut, korban sempat dibawa ke klinik setempat.

Namun (pihak klinik) tidak sanggup melihat luka cukup parah, hingga akhirnya ke Bunut (RSUD)," tuturnya.

Warga yang berada di pasar pun melaporkan hal tersebut ke kantor polisi.

Korban Meninggal Dunia

Setelah sempat mendapatkan perawatan, nyawa Uloh pun tak tertolong.

Uloh kini dinyatakan telah meninggal dunia.

"Barusan dapat telepon dari rumah sakit (Bunut) korban Uloh meninggal dunia," ucap Ratna, dikutip dari TribunJabar.id.

Ratna melanjutkan, korban saat ini masih di rumah sakit.

"Korban saat ini masih masih di rumah sakit," tutur Ratna.

Pihak keluarga, kata Ratna, juga meminta polisi untuk menindak pelaku.

"Korbannya orang enggak berdosa. Sepupu saya mau berangkat jualan ke pasar, mau cari nafkah untuk keluarga," ucapnya.

Gerombolan Pemotor Todongkan Pistol

Beberapa waktu lalu, juga terjadi hal yang meresahkan masyarakat.

Saat itu gerombolan bermotor menodongkan pistol ke warga di kampung Alfurqon, Cisolok, Sukabumi.

Mereka pun berhasil ditangkap polisi.

Mengutip TribunJabar.id, Kapolsek Cisolok, AKP Aguk Khusaini mengatakan, pelaku berjumlah empat orang.

"Itu kami amankan tadi malam. Ini kami dapatkan 4 orang kami amankan di lokasi tempat hiburan di Pajagan TPI, selanjutnya kami amankan ke kantor dan kami interograsi.

Ternyata satu orang ikut mendatangi rumah Sigit atau Gigis.

Kalau yang tiga orang hasil pemeriksaan kami tidak terlibat walaupun mereka dari kelompok motor yang sama," ujarnya di Polsek Cisolok, Senin (10/7/2023).

Aguk menjelaskan, gerombolan bermotor tersebut memakai jaket salah satu kelompok.

Menurutnya, satu orang yang diamankan berinisial I itu sudah dibawa ke Polres Sukabumi untuk dilakukan proses lebih lanjut.

"Jaket XTC, sekarang diamankan untuk proses selanjutnya di Polres," jelasnya.

5 Anggota Geng Motor Ditangkap

Lima anggota geng motor anarkis yang kembali berulah di jalanan Kota Bandar Lampung diamankan jajaran patroli Dalmas Ditsamapta Polda Lampung, Sabtu (24/6/2023) dini hari.

Dua dari lima anggota geng motor di Bandar Lampung yang diamankan Dalmas Ditsamapta Polda Lampung masih meginjak bangku sekolah menengah atas (SMA).

Adapun kelima orang geng motor yang diamankan Dalmas Ditsamapta Polda Lampung adalah FF, W, SS dan AM, RP

Danton Patroli Perintis Dalmas Ditsamapta Polda Lampung, Ipda Parlindungan Siregar mengatakan, kelima anggota gengster tersebut diamankan oleh petugas sedang melakukan hunting patroli rutin.

Adapun patroli rutin digelar untuk menjaga situasi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kota Bandar Lampung.

Ipda Parlindungan menjelaskan, kelima anggota geng motor anarkis tersebut diamankan di dua lokasi berbeda.

"FF, W dan RP diamankan di Negeri Olok Gading, Teluk Betung Timur sekitar pukul 04.00 wib," 

"Ketiga remaja ini mengaku berasal dari gengster dengan nama Remaja 05 Barat," ungkap Ipda Parlindungan Siregar, Sabtu (24/6/2023).

Ipda Parlindungan menjelaskan, dari ketiga remaja tersebut, petugas mengamankan satu bilah senjata tajam.

Setelah itu, petugas kemudian melanjutkan patroli di sekitar area di Jalan Untung Suropati dan kembali mengamankan dua orang anggota geng motor.

Adapun dua anggota geng motor yang diamankan yakni SS dan AM.

Menurut Ipda Parlindungan, dua orang anggota geng motor dari gengster Orang Sakit 13.

"Untuk SS dan AM ini diamankan sekira pukul 05.00 wib di jalan Untung Suropati," ujar Ipda Parlindungan.

Dia melanjutkan, dari lokasi kedua ini petugas juga mengamankan barang bukti satu hikah senjata tajam.

"Dari dua pelaku ini, petugas kami  mengamankan barang bukti berupa 1 sajam dan satu unit motor Honda Beat," jelasnya.

Selanjutnya kelima anggota geng motor anarkis tersebut kemudian diamankan di Mapolda Lampung guna penyelidikan lebih lanjut.

"Tindakan selanjutnya adalah membawa para pelaku geng motor ke Polda Lampung untuk pengusutan lebih lanjut," pungkas Ipda Parlindungan.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved