Berita Lampung

Polres Lampung Barat Edukasi Pencegahan Bullying ke SDIT Daarul Qudwal

Pada momen itu, Kasat Binmas Polres Lampung Barat AKP Suherman menjadi pembina sekaligus yang memberikan edukasi terkait pencegahan bullying ini.

Tayang:
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Polres Lampung Barat
Suasana hari pertama masuk sekolah di SDIT Daarul Qudwah, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Senin (17/7/2023). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Polres Lampung Barat, Polda Lampung memberikan edukasi kepada siswa-siswi sekolah dasar (SD) terkait pencegahan bullying.

Pembekalan yang diberikan Polres Lampung Barat terkait edukasi pencegahan bullying itu dilaksanakan pada momen tahun ajaran baru di SDIT Daarul Qudwal, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Senin (17/7/2023).

Pada momen itu, Kasat Binmas Polres Lampung Barat AKP Suherman menjadi pembina sekaligus yang memberikan edukasi terkait pencegahan bullying ini.

Ia menjelaskan, bullying merupakan suatu tindakan penggunaan kekuasaan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang.

Biasanya tindakan itu dilakukan secara verbal, fisik, maupun psikologis sehingga korban merasa tertekan, trauma dan tak berdaya.

“Sering terjadi bentuk bullying di sekolah itu meliputi bullying verbal yang biasanya terlontar melalui kata-kata yang tidak menyenangkan,” jelas dia.

“Kemudian fisik juga, biasanya seseorang akan menggunakan cara kekerasan untuk menyakiti fisik seseorang,” sambungnya.

Setelah itu, lanjut dia, bullying relasional yang terjadi karena muncul kelompok-kelompok tertentu dan berseberangan dengan kelompok atau individu lain.

Hal tersebut biasanya menyebabkan sikap pengucilan terhadap seseorang yang dianggap berseberangan itu.

AKP Suherman mengungkapkan, di zaman sekarang seseorang sudah harus berani melawan segala bentuk bullying yang dilakukan.

Dengan sudah majunya teknologi, seseorang sudah bisa menyimpan bukti-bukti bullying yang dilakukan oleh para pelaku.

“Jika kalian dibully tetaplah percaya diri dan hadapi tindakan bullying dengan berani, bisa disiimpan semua bukti bullying yang terjadi pada kalian,” ungkap dia.

“Setelah itu kalian bisa laporkan kepada orang dewasa yang dekat dan kalian percaya. Jika kalian melihat bullying juga jangan diam,” terusnya.

Lebih lanjut, kata dia, jika melihat suatu tindak bullying, berusahalah untuk mendamaikan serta beri dukungan terhadap korban.

Tentunya hal itu dilakukan agar dapat memulihkan rasa percaya dirinya kembali dan mendampinginya agar tetap bertindak positif.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved