Breaking News

Berita Lampung

Ketua DPRD Metro Minta Stakeholder Sosialisasi Bahaya Judi Online

Ia berharap, stakeholder di Metro mulai dari Pemerintah atau seperti contoh DPC Granat Metro dapat turut mensosialisasikan bahaya judi online.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Ketua DPRD Metro Tondi MG Nasution. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Ketua DPRD Metro Tondi MG Nasution menyebut stakeholder perlu menyosialisasikan bahaya dari adanya judi online atau judi slot yang saat ini ramai dilakukan masyarakat.

Hal itu disampaikan Tondi saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Metro periode 2023-2027 di Wisma Haji Al-Khairiyah, Selasa (25/7/2023).

"Semoga bisa mengurangi peredaran narkoba dan penyalahguna yang saat ini sudah lumayan cukup parah di Metro, sekaligus judi slot," kata Tondi.

Ia berharap, stakeholder di Metro mulai dari Pemerintah atau seperti contoh DPC Granat Metro dapat turut menyosialisasikan bahaya judi online.

"Kalo di situ ada tupoksinya, saya rasa sekalian saja sosialisasi (bahaya judi online), karena ini saya liat di setiap sekolah ada pengurusnya," ungkapnya.

"Jadi mudah-mudahan kalo sudah ramai ini jangan ramai dilantik aja, ramai juga yang kerja," tambahnya.

Menurutnya, judi online tentu menjadi ancaman bagi warga setempat.

"Namannya yang seperti itu saya rasa mengganggulah," ucapnya.

"Karena kita ini tinggal di kota, ada masalah narkoba, prostitusi, dan lain lain itu. Maka butuh banyak orang, jadi semua stakeholder itu harus ikut serta agar Metro ini betul-betul Kota Pelajar," lanjutnya.

Dikarenakan saat ini Wali Kota Metro Wahdi menjabat sebagai Ketua DPC Granat Metro, ia mengatakan Wali Kota dapat menjalankan organisasi dengan baik dan berdampak bagi masyarakat.

"Sekarang kan Ketua DPC Granat Metro kan Wali Kota, sehingga Pak Wali juga diharapkan dapat menjalankan roda organisasi ini secara maksimal," tukasnya.

Disinggung terkait penghargaan yang diraih Pemkot Metro yang kini meraih kategori Nindya dalam Kota Layak Anak (KLA), Tondi berharap Pemkot dapat mengentaskan penyalahguna narkoba di kalangan pelajar di wilayah setempat.

"Kan mungkin ada indikator tertentu, suatu penghargaan itu tentu tidak hanya melihat satu indikator saja, ada indikator yang tinggi ada yang rendah," kata dia.

"Kalo terkait peredaran narkoba di golongan anak-anak itu menjadi salah satu indikator KLA, berarti indikator itu harus kita tingkatkan. Tapi kita yakin lah dengan hadirnya segini banyak orang mensosialisasikan bahaya narkoba, saya rasa itu udah usaha kita lah," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved