Berita Lampung

Barang Elektronik hingga Kendaraan Hangus dalam Kebakaran Rumah di Bandar Lampung

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan menduga kebakaran akibat korslering listrik.

|
Tribunlampung.co.id/Damkarmat Balam
KEBAKARAN - Terjadi kebakaran rumah di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Palapa, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan menduga kebakaran akibat korslering listrik. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta. 
Ringkasan Berita:
  • Rumah di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Palapa, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung kebakaran, Sabtu (11/4/2026).
  • Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan menduga kebakaran akibat korsleting listrik.
  • Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian rumah yang menimbulkan percikan api.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Rumah di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Palapa, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung kebakaran, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan menduga kebakaran akibat korsleting listrik.

"Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian rumah yang menimbulkan percikan api," ungkapnya, Minggu (12/4/2026).

Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat hingga ke bagian atap rumah. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Rumah yang terbakar diketahui milik Tehmi Wijaya (38), seorang pengusaha. Saat kejadian, rumah dihuni satu keluarga yang terdiri dari empat orang.

Baca juga: Damkarmat Bandar Lampung Lakukan 8 Aksi Penyelamatan Non Kebakaran saat Libur Lebaran

"Kami menerim laporan pukul 20.30 WIB. Unit langsung keluar pos pada pukul 20.31 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.34 WIB. Response time sekitar 4 menit,” ujarnya.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, terdiri dari unit Mako Tendean dan beberapa pos siaga di wilayah Bandar Lampung.

Total 35 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB setelah petugas menghabiskan 12 tangki air.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang elektronik dan kendaraan ikut hangus terbakar.

Di antaranya 12 unit kulkas, 12 unit mesin cuci, 10 unit televisi, empat unit AC 2 PK, serta dua unit sepeda motor yakni Vespa 150 PS dan Shogun 125 cc.

Luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 160 meter persegi. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved