Berita Lampung

Disnaker Angkat Bicara Soal Tingginya Angka Pengangguran di Bandar Lampung

Terdapat beberapa faktor yang menjadikan Bandar Lampung memiliki angka pengangguran tertinggi di Provinsi Lampung.

Tayang:
Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id/Riana Mita Ristanti
Kadisnaker Bandar Lampung M Yudhi mengungkap adanya beberapa faktor penyebab Kota Bandar Lampung mempunyai angka pengangguran tertinggi di wilayah Provinsi Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkot Bandar Lampung angkat bicara terkait tingginya angka pengangguran di Kota Tapis Berseri.

Kadisnaker Pemkot Bandar Lampung, M Yudhi mengatakan, terdapat beberapa faktor yang menjadikan Bandar Lampung memiliki angka pengangguran tertinggi di Provinsi Lampung.

Yudhi menyebut, salah satu faktor tingginya angka pengangguran di Bandar Lampung yakni akibat pandemi Covid-19.

"Tingkat pengangguran yang masih tinggi di Kota Bandar Lampung dapat disebabkan karena beberapa alasan, antara lain disebabkan karena adanya pandemi Covid-19 dua tahun terakhir," kata Yudhi kepada Tribun Lampung, Minggu (20/8/2023).

Dimana, saat pandemi Covid-19 banyak perusahaan yang tutup dan terpaksa mem-PHK karyawannya.

Selanjutnya Yudhi mengungkapkan, banyaknya pengangguran di Bandar Lampung lantaran tingginya persaingan di pasar tenaga kerja.

"Persaingan di pasar tenaga kerja juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengangguran," ucapnya.

"Di Kota Bandar Lampung, setiap tahun banyak lulusan dari perguruan tinggi dan sekolah menengah memasuki dunia kerja, sementara peluang pekerjaan yang tersedia terbatas," terangnya.

Oleh sebab itu, Yudhi mengimbau setiap pencari kerja untuk dapat mempersiapkan atau meningkatkan kompetensi diri.

"Tentunya masing-masing individu memiliki kompetisi diri yang lebih baik dari lainnya, serta sesuai dengan industri pasar kerja yang akan dimasuki," paparnya.

Di sisi lain, lanjut Yudhi, kedudukan Kota Bandar Lampung yang merupakan ibu kota Provinsi Lampung, pusat perdagangan, jasa dan pemerintahan juga menjadi salah satu sebab mengapa Kota Bandar Lampung menjadi daerah dengan angka tertinggi tingkat penganggurannya.

"Karena banyak pendatang yang berasal dari luar daerah Kota Bandar Lampung untuk mencari pekerjaan," pungkasnya.

Diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, Jumlah pengangguran di Bandar Lampung mencapai 44.800 orang.

Angka pengangguran di Bandar Lampung tersebut merupakan angka tertinggi se Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan oleh Seksi Statistik Sosial BPS Bandar Lampung, Virgo Whinata.

Virgo mengatakan, jumlah pengangguran tersebut merupakan data tahun 2022 lalu.

Sementara untuk data pengangguran tahun 2023 ini, pihaknya tengah melakukan survei dan pendataan.

"Menurut data BPS Bandar Lampung, angka pengangguran pada tahun 2022 lalu di Bandar Lampung itu 7,91 persen atau 44.800 jiwa," kata Virgo kepada Tribun Lampung.

Sementara untuk jumlah angkatan kerja tahun 2022 tersebut yakni sekira 56.000 ribu jiwa.

Meski merupakan angka pengangguran tertinggi di Lampung, akan tetapi jumlah pengangguran di Bandar Lampung tersebut menurun dibanding tahun 2021 lalu.

Dimana angka pengangguran di Bandar Lampung tahun 2021 lalu yakni 8,85 persen.

Sementara untuk tahun-tahun sebelumnya, angka pengangguran di Bandar Lampung terus menurun.

Akan tetapi kembali meingkat pada pandemi Covid-19 lalu.

"Untuk tahun 2017 angka pengangguran di Bandar Lampung itu 8,10 persen, lalu 2018 yakni 7,28 persen, kemudian 2019 turun lagi dinagka 7,15 persen," paparnya.

"Karena Covid tahun 2020 itu angka pengangguran kita naik di 8,79. Tahun selanjutnya, 2021 naik lagi 8,85. Dan setelah pandemi tahun 2022 turun ke 7,91 persen," paparnya.

Sedangkan, lanjut Virgo, untuk angka pengangguran tahun 2023 ini, BPS tengah melakukan survei hingga tanggal 31 Agustus 2023.

(Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved