Berita Lampung

Ayam dan Rokok Penyumbang Utama Inflasi di Metro

Asisten Bidang Perekonomian Setda Pemkot Metro Yerri Ehwan menyebut, ayam hidup, rokok kretek filter, dan beras menjadi komoditas penyumbang inflasi.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kota Metro, Kamis (24/8/2023). 

Tribunlampung.co.id, Metro - Pemkot Metro menyebut beberapa komoditas yang menjadi penyebab utama inflasi bulanan.

Asisten Bidang Perekonomian Setda Pemkot Metro Yerri Ehwan menyebut, ayam hidup, rokok kretek filter, dan beras menjadi komoditas penyumbang utama inflasi.

"Komoditas penyumbang utama bulanan inflasi itu ayam hidup, rokok kretek filter, beras, solar mobil. Upaya yang dapat dikendalikan di Metro itu hanya harga beras dengan bekerja sama dengan pihak Bulog," kata Yerri dalam acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kota Metro, Kamis (24/8/2023).

Menurutnya, harga ayam tidak bisa terlalu turun atau terlalu murah.

Hal ini lantaran harga ayam dipengaruhi oleh harga pakan ternak.

"Harga daging ayam dan telur ayam ini tidak bisa terlalu turun karena dipengaruhi harga pakan," ujar Yerri.

"Harga pakan ini dari jagung, jadi harga jagungnya memang naik," tambahnya.

Ia menegaskan, stok ketersediaan pangan di Metro, Lampung dipastikan cukup.

"Pangan kita tercakupi dari harian, bulanan, maupun tahunan," ucap Yerri.

Akan tetapi, lanjut dia, pangan tersebut tidak hanya dibeli oleh warga Metro.

"Pangan kita tercakupi dari harian, bulanan, maupun tahunan. Hanya memang Metro merupakan pusat kegiatan wilayah kabupaten sekitar, bukan hanya warga Metro yang membeli," beber Yerri.

"Seperti Lampung Tengah, Lampung Timur, dan sebagian dari Pesawaran," sambungnya.

Yerri menuturkan, harga komoditas cabai di Metro cenderung fluktuatif.

Pada Agustus 2023, lanjut Yerri, harga cabai cenderung stabil.

"Rata-rata harga komoditas cabai yang fluktuatif, data didapat dari pedagang cabai di Metro. Harganya relatif stabil pada Agustus ini," jelasnya.

Pemkot Metro telah melakukan upaya-upaya dalam menekan inflasi maupun kenaikan harga pangan.

"Upayanya dengan operasi pasar murah, Pasar Tani Agro Ceria," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved