Berita Lampung
Warga Pesawaran Lampung Bisa Berobat Pneumonia Gratis di Puskesmas
Warga Kabupaten Pesawaran, Lampung yang menderita pneumonia alias radang paru-paru bisa berobat gratis di puskesmas terdekat.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Warga Kabupaten Pesawaran, Lampung yang menderita pneumonia alias radang paru-paru bisa berobat gratis di puskesmas terdekat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantas Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Pemkab Pesawaran, Chris Manurung kepada Tribun Lampung, Rabu (13/9/2023).
Baca juga: Kasus Pneumonia di Pesawaran Capai 21.420 Jiwa, Meningkat Dalam 3 Bulan
Baca juga: Harga Beras di Pesawaran Terus Naik Kini di Angka Rp 13 Ribu per Kg
Chris mengatakan, ketika ditemukan gejala dan tanda pneumonia maka bisa mendatangi puskesmas yang ada di wilayahnya masing-masing, termasuk di Pesawaran, Lampung.
Dikatakannya bahwa pengobatannya dapat dilakukan secara gratis dengan menggunakan BPJS.
Lanjutnya, penderita pneumonia akan ditangani sesuai dengan kategori penanganannya.
“Karena penderita pneumonia ini memiliki kategori seperti pada anak maupun orang dewasa, baik yang akut maupun yang baru mengalami gejala,” kata dia.
Seperti misalnya penderita yang alami sesak nafas maka akan diberikan pertolongan pertama seperti bantuan nebulizer.
Kemudian dilakukan dengan penanganan oleh dokter di puskesmas yang ada di Bumi Andan Jejama.
Akan tetapi kalau ternyata masih bisa diobati dengan terapi dan juga akan diberikan obat serta konsultasi.
Kata Chris, penanganan pneumonia tersebut akan dapat sembuh dalam jangka seminggu.
“Ya, dalam kurang satu minggu diperkirakan akan sembuh dengan minum obat sesuai anjuran medis baik yang dewasa maupun balita,” katanya.
Chris mengatakan, dalam kondisi seperti ini potensi terjangkitnya pneumonia ini bisa tinggi.
Terlebih lagi bagi warga yang melakukan aktifitas di luar ruangan.
“Cuacanya saat ini membuat polusi dan debu-debu meningkat, apabila terjangkit dengan penyakit ini tentu saja dapat menggangu aktifitas,” katanya.
Menurut Chris, bila memiliki gejala pneumonia sebaiknya jangan dianggap remeh.
“Apalagi sudah menunjukan batuk yang tak kunjung sembuh disertai dengan demam,” pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Oky Indra Jaya )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kepala-Bidang-Pengendalian-dan-Pemberantas-Penyakit-Pemkab-Pesawaran-Chris-Manurung.jpg)