Temuan 2 Jenazah di Lampung Selatan
Polres Lampung Selatan Ogah Kaitkan Penemuan 2 Jenazah Tanpa Kepala di Lamsel dan Tanggamus
Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, tidak mau mengaitkan penemuan dua jenazah anonim tanpa kepala di Lampung Selatan dengan di Tanggamus.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, tidak mau mengaitkan penemuan dua jenazah anonim tanpa kepala di Lampung Selatan dengan penemuan dua jenazah tanpa kepala di Tanggamus.
Kapolres Lampung Selatan, Polda Lampung, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, pihaknya enggan berspekulasi meski ada kecocokan kejadian dan ciri-ciri penemuan jenazah.
Baca juga: Polres Lampung Selatan Terima 16 Laporan Terkait Temuan Jenazah Tanpa Kepala
Baca juga: Tim Gabungan Masih Cari Bocah Tenggelam di Pantai Ketang Lampung Selatan
Diketahui dua Jenazah anonim tanpa kepala yang ditemukan di Perairan Lampung Selatan diduga korban kapal tenggelam asal Indramayu, Jawa Barat.
Penemuan dua jenazah anonim tanpa kepala di Lampung Selatan kini menemui titik terang.
Dimana pihak kepolisian, setidaknya sudah mendapat informasi terkait tersebut.
Hal itu diketahui, dari adanya yang menghubungi ke hotline center Polres Lampung Selatan, terkait penemuan jenazah anonim tanpa kepala.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan menurut informasi jenazah anonim tanpa kepala tersebut merupakan nelayan asal Indramayu Jawa Barat.
Lebih lanjut, Yusriandi mengatakan pengungkapan informasi jenazah berawal dari pakaian yang dikenakan jenazah.
"Baju yang dikenakan jenazah Mamae Zahra Mimie Attar dengan logo kapal bertuliskan Sinar Intan sama dengan baju korban kapal tenggelam yang ada di Indramayu. Dia pun memberikan bukti adanya baju yang sama dengan korban saat ditemukan, selanjutnya dia menghubungkan kami dengan keluarga korban yakni Bapak Kayim," ujarnya.
Masih kata Yusriandi, dari pihak keluarga mengatakan kapal yang ditumpangi anaknya tersebut mengalami musibah.
"Pihak keluarga menjelaskan bahwa dua anaknya atasnama Kasi (35) dan Tarsoni (25) bersama dengan 10 orang nelayan lainnya mencari cumi-cumi dengan menggunakan kapal nelayan Bintang Mutiara Jaya di perairan seputar Cirebon Jawa Barat, sekitar 1 bulan yang lalu," katanya.
"Menurut penuturan pihak keluarga kapal yang digunakan anaknya tersebut terhempas ombak dan mengalami pecah. Dan mengakibatkan mereka menghilang," katanya
Namun pihaknya harus memastikan kembali terkait data dan bukti terkait informasi tersebut.
(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)
Polda Lampung Bakal Ungkap Identitas Jenazah Tanpa Kepala Sepekan Lagi |
![]() |
---|
Polisi Cari Korban Lainnya Usai Jenazah Tanpa Kepala Teridentifikasi Nelayan Tenggelam |
![]() |
---|
2 Jenazah Tanpa Kepala di Lampung Selatan Diduga Korban Kapal Tenggelam Asal Indramayu |
![]() |
---|
Polres Lampung Selatan Terima 16 Laporan Terkait Temuan Jenazah Tanpa Kepala |
![]() |
---|
Jenazah Tanpa Kepala di Lampung Selatan Diduga Nelayan Asal Indramayu Jawa Barat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.