Berita Lampung

515 Warga Pesawaran Jadi Pekerja Migran, Kualitas Pelindungan Ditingkatkan

Peningkatan kualitas pelindungan pekerja migran tersebut direalisasikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dengan menandatangani kesepakatan bersama.

Dok BP2MI
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani menandatangani kesepakatan, Selasa (17/10/2023). Sebanyak 515 warga Pesawaran jadi pekerja migran. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meningkatkan kualitas pelindungan pekerja migran Indonesia asal Bumi Andan Jejama.

Peningkatan kualitas pelindungan pekerja migran tersebut direalisasikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dengan menandatangani kesepakatan bersama Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani.

Kesepakatan itu, dalam rangka peningkatan kualitas atau kompetensi dan pelindungan PMI. Mengingat di Kabupaten Pesawaran ada sebanyak 515 pekerja migran asal Kabupaten Pesawaran pada tahun 2023 ini.

Menurut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Selasa (17/10/2023), jumlah itu berdasarkan data pada September 2023 ini.

Sementara untuk tahun 2022 terdapat 518 orang yang bekerja di luar negeri.

Bupati Dendi Ramadhona bersama Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani menandatangani kesepakatan terkait penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia asal Pesawaran.

Dendi mengatakan, kesepakatan dalam rangka peningkatan kualitas atau kompetensi dan pelindungan PMI. 

"Ya, sekarang ini melegalformalkan kesamaan tujuan terkait penempatan dan pelindungan kepada PMI Pesawaran,” ucap Dendi. 

Dia berharap kerja sama ini dapat menjadi awal yang baik untuk menguatkan sinergi kelembagaan dan menghadirkan negara dalam memberikan pelindungan PMI.

“Dengan memberikan perlindungan secara menyeluruh sebelum, selama dan setelah bekerja,” jelasnya.

Dendi mendukung langkah BP2MI dalam melaksanakan mandat Undang-undang No 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. 

Hal ini dikarenakan Kabupaten Pesawaran juga merupakan salah satu penyumbang pekerja migran.

Program-program itu untuk memajukan Pesawaran secara bertahap telah, sedang dan akan direalisasikan. 

Dia menjelaskan, pemerintah juga terus meningkatkan pembangunan di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya, termasuk ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa persentase angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2022 yaitu sebesar 5,06 persen. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved