Berita Terkini Nasional
Reaksi Kapolres Madiun Saat Ditantang Duel oleh Pendekar Silat
Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo menyatakan tidak akan menanggapi tantangan duel pemuda pendekar silat.
Dia menilai, tuntutan sambung persaudaraan itu tidak etis.
Terlebih Kapolres Madiun adalah pimpinan Kepolisian di wilayah Madiun dan bukan pesilat.
"Tidak etis kalau mengajak sambung persaudaraan Pak Kapolres. Itu kalau terjemahannya tanding atau adu jurus.
Beliau itu pejabat kepolisian dan bukan pesilat," tutur Kaab.
Namun jika makna sambung persaudaraan itu adalah menyambung persaudaraan atau silaturahmi, maka hal tersebut tidak menjadi soal.
Untuk itu makna sambung persaudaraan harus diperjelas terlebih dahulu.
Ia pun menyayangkan unggahan video ajakan sambung persaudaraan tersebut.
Kondisi itu menimbulkan pro dan kontra.
Dia mengimbau para pesilat bersikap santun sesuai ajaran perguruan masing-masing.
"Ini kan namanya memilukan ini karena terjadi pro kontra dan jadi bahan taruhan. Ada yang jagokan pesilat itu, dan jagokan Kapolres. Untuk itu mari kembali kepada ajaran perguruan silat masing-masing. Saya yakin ajaranya baik dan tidak ada hujat menghujat," ungkap Kaab.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kapolres-Madiun-AKBP-Anton-Prasetyo.jpg)