Berita Lampung
Bupati Perintahkan Disdikbud Selesaikan Kasus Bullying di Pesawaran
Kadisdikbud Pesawaran Ancha Marta Utama mengatakan, pihaknya telah memediasi pihak orang tua korban dan orang tua pelaku perundungan.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Pemkab Pesawaran bergerak cepat untuk menindaklanjuti kasus bullying yang terjadi di SDN.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona telah memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas P3AP2KB, dan Camat Teluk Pandan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Kadisdikbud Pesawaran Ancha Marta Utama mengatakan, pihaknya telah memediasi pihak orang tua korban dan orang tua pelaku perundungan.
Kata Ancha, mediasi tersebut dihadiri Polres Pesawaran, Polsek Padang Cermin, kepala sekolah, komite, perangkat desa, dan masyarakat.
Mediasi menghasilkan kesepakatan masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Menurut dia, Disdikbud Pesawaran akan terus mendampingi dan memantau perkembangan psikis dan menghilangkan trauma dari korban.
“Sebab korban mengalami trauma dan kami berusaha untuk mengajak korban untuk kembali bersekolah,” kata dia, Rabu (29/11/2023).
Selain itu, dalam rangka mencegah tindak kekerasan di lingkungan dunia pendidikan, bupati telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Disdikbud.
Pihak sekolah menyayangkan terjadinya aksi bullying.
Kepala SDN Meliana mengaku sangat menyesali atas terjadinya perundungan yang dilakukan anak didiknya.
Dia pun meminta maaf kepada masyarakat dan berjanji lebih meningkatkan pengawasan dalam proses pembelajaran siswa ke depannya.
Sementara orang tua siswa pelaku bullying, Purwanto, memohon maaf yang sebesar-sebesarnya atas perlakuan sang anak kepada korban.
Selain menyesali, ia akan memastikan anaknya tidak lagi mengulangi perbuatan tersebut.
Orang tua korban, Sodikin, menerima dengan lapang dada permohonan itu.
Namun, ia berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kepada anaknya maupun siswa lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Mediasi-bullying-di-Pesawaran-569.jpg)