Honda Raden Intan
Ban Motor Bisa Cepat Botak Jika Tak Dilakukan Perawatan, Ini Tips dari Honda Radin Intan
Ban merupakan komponen vital pada kendaraan. Sebab itu, part ini wajib mendapatkan perawatan agar tidak cepat botak alias aus.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ban merupakan komponen vital pada kendaraan. Sebab itu, part ini wajib mendapatkan perawatan agar tidak cepat botak alias aus.
"Banyak pengendara yang mengeluhkan ban sepeda motornya cepat botak. Ini karena mereka malas merawat ban," ujar Bekti Mashuri selaku Kepala Bengkel Honda Raden Intan.
Dia memberikan tips merawat ban motor agar lebih awet dan tidak cepat botak, sebagai berikut:
1. Bersihkan ban saat membersihkan motor perhatikan kotoran, seperti pasir dan kerikil yang terselip di pulir ban. Ini agar ban berusia panjang dan tak mudah sobek.
"Bersihkan secara rutin agar kotoran yang menempel pada ban tidak mengganggu performa. Caranya mudah, cukup menggunakan sikat dengan membasahi ban terlebih dahulu dengan air sabun," kata Bekti.
2. Cek tekanan angin ban selalu periksa tekanan angin secara rutin agar ban selalu dalam kondisi prima. Jika ban sepeda motor kempes akan cepat retak, botak hingga bocor.
"Tekanan angin terlalu rendah pada ban bisa mempercepat kebotakan. Jika terlalu tinggi juga dapat berisiko pecah atau meledak. Sebab itu, pastikan tekanan angin ban depan di angka 29-30 psi, sementara ban belakang 31-33 psi," sambung Bekti.
3. Perhatikan muatan pada motor dalam mengangkut muatan sebaiknya sesuaikan dengan kapasitas kendaraan. Jika mengangkut muatan melebihi kapasitas, beban berat bisa menyebabkan ban cepat botak dan mudah pecah.
"Untuk kasus ini, tekanan angin ban juga bisa berpengaruh. Kalau membawa beban atau kondisi berboncengan usahakan tekanan ban depan 30 psi, sedangkan ban belakang 33 psi," ujarnya.
4. Hindari parkir di terik matahari saat memarkirkan sepeda motor, usahakan di tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari langsung. Panas matahari bisa membuat tekanan angin ban meningkat karena pemuaian udara.
"Kembali lagi soal tekanan angin. Saat kondisi panas, udara di dalam ban motor biasanya akan memuai. Biasakan memarkir sepeda motor di tempat yang tak terkena langsung sinar matahari," tutup Bekti.
(Tribunlampung.co.id/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Cara-merawat-ban-agar-tidak-cepat-botak.jpg)