Berita Terkini Nasional
Karir Jaksa Ini Sempat Mentereng tapi Hancur hingga Jadi ODGJ Gegara Istri Muda
Musa, disebut pernah menjabat kepala seksi pidana khusus di Bandung, Jawa Barat namun kini menjadi ODGJ gegara terpincut wanita muda.
Tribunlampung.co.id - Siapa yang menyangka jika Orang dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) ini dulunya adalah seorang jaksa dengan karir mentereng.
Musa, disebut pernah menjabat kepala seksi pidana khusus di Bandung, Jawa Barat namun kini menjadi ODGJ gegara terpincut wanita muda.
Baca juga: Mantan Jaksa Agung HM Prasetyo Kehilangan Sosok Sang Adik Eks Bupati Lamteng
Baca juga: Kejagung Benarkan Celine Evangelista Dekat dengan Keluarga Jaksa Agung ST Burhanuddin
Ternyata Musa diam-diam nikah siri dengan wanita muda tersebut, meskipun dirinya telah mempunyai istri sah dan anak.
Ironisnya pernikahan Musa dengan wanita muda itu justru mengubah kehidupannya.
Itu karena cinta Musa terhadap istri muda bertepuk sebelah tangan.
Sebab istri muda hanya menginginkan harta Musa yang kini telah mencampakkannya begitu saja.
Wanita tersebut kabur dengan membawa harta Musa, kini disebut-sebut berada di Bali.
Berikut kisah Musa, ODGJ yang memiliki masa lalu mengejutkan.
Ia ternyata pernah menjadi seorang jaksa hingga menjabat sebagai kepala seksi tindak pidana khusus.
Kariernya hancur setelah menikah siri padahal sudah mempunyai istri sah dan anak, hartanya diporoti sang istri kedua.
Ya, kisah pilu dialami oleh seorang pria yang dulunya bekerja sebagai jaksa di Bandung, Jawa Barat namun kini dikabarkan menjadi orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Kariernya seketika hancur diduga karena kelakuan istri sirinya yang memeras hartanya.
Kisah itu dialami oleh pria bernama Musa yang mendadak viral setelah diunggah di kanal YouTube CepDen.
Musa dulunya punya karier mentereng sebagai kepala seksi tindak pidana khusus.
Musa sebelumnya bekerja di Sumatera yang hanya digaji Rp 600 ribu.
Namun sejak pindah ke Jawa Barat ia hingga meraup Rp 15 juta per bulan.
Musa menceritakan nasibnya berubah pilu ketika dia memilih bersama dengan istri sirinya, meski memiliki istri sah dan anak.
Cinta tulusnya pada sang istri ternyata tak mendapatkan balasan setimpal dan justru berujung dicampakkan.
Dalam tayangan video tersebut, Musa mengobrol dengan CepDen perihal masa lalunya sebelum menjadi ODGJ.
Dari obrolan CepDen dan Musa, dirinya dulu memiliki hubungan dengan seorang wanita.
Saat ditanya mengenai gajinya dulu, Musa mengatakan ia mendapatkan gaji Rp 11 juta per bulan.
"Itu pinggirannya aja," kata Musa.
"Oh jadi itu sampingannya aja?" tanya CepDen lagi.
"Rencananya Rp 100 juta, tapi salah pilih ibu rumah tangga," tambah Musa.
Musa merasa uangnya hanya habis karena keserakahan istrinya yang memaksa ingin diberikan nafkah Rp 1 miliar per bulannya.
Bahkan uang tersebut harus diberikan secara cash tiap bulan.
Namun wanita tersebut kabur, disebut-sebut kini berada di Bali.
"Wadonnya sekarang jalan-jalan ke Bali, dihabisin ke situ."
Musa pun mengaku ia salah langkah yang kini membuatnya harus menanggung nasib.
Namun setelah menikahi seorang pemborong, karier Musa hancur.
Meski awalnya sang istri siri memiliki relasi yang banyak dan pintar melobi kliennya.
Musa mengaku trauma dan takut melihat wanita tersebut.
Karena hanya nikah siri, Musa tak bisa menuntut harta gono-gini yang sudah dirampas sang istri.
"Makanya kan ketakutan, kita melompat," ujar Musa.
Melalui obrolan Musa dan CepDen diketahui jika wanita tersebut merupakan istri siri dari Musa.
Keduanya menikah diam-diam dan belum sah diakui negara.
Bahkan istri siri Musa tersebut pernah mengajukan gugatan, namun ditolak oleh negara.
Musa pun mengaku sebelumnya dirinya juga telah beristri dan memiliki 5 anak dari istri pertama.
Namun hartanya lenyap seusai menikahi istri kedua.
Mengenai status PNS Musa, menurut ceritanya ia masih aktif.
Namun saldo mengendap dan ATM-nya telah diblokir.
Saat masih menjabat dirinya pun sempat menangani sekira 50 perkara.
Terakhir Musa menjabat sebagai kepala seksi tindak pidana khusus dan berkantor di belakang Gedung Sate, Bandung.
Profesi mentereng yang dimiliki Musa hancur seketika lantaran diperdaya oleh seorang wanita.
Dievakuasi Polisi
Melalui Youtube Cepden, pria berambut panjang itu dievakuasi aparat kepolisian dan petugas Dinsos.
Terlihat, Musa yang mengenakan baju koko dan sarung ini sempat kabur saat didekati salah satu polisi.
"Kabur dia lari, sempat berontak keluar dari mobil," kata perekam.
Momen evakuasi itu tampak dramatis, beberapa polisi mengejar Musa yang mencoba kabur berlarian ke jalan raya.
Hingga akhirnya polisi berhasil menangkap dan membawa Musa dengan ambulance ke rumah sakit Marzoeki Mahdi, Bogor.
Saat itu, muncul sosok wanita berkerudung bernama Tina, adik dari Musa alias Janwar, jaksa yang menjadi ODGJ.
"Dari pihak keluarga juga banyak terima kasih kepada Bang Cepden yang sudah banyak meluangkan waktu, semoga kita kedepannya lagi bisa menjadi lebih baik, dan karirnya lancar, " kata Tina.
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com
(Tribunlampung.co.id/TribunStyle.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ODGJ-di-Jawa-Barat-ini-dulunya-jaksa-dengan-karir-mentereng.jpg)