Berita Viral
Sekeluarga Tewas dalam Tenda Camping, 4 Keranda Berjejer di Rumah Duka
Empat keranda berjejer di depan rumah duka korban tewas dalam tenda penginapan di Dusun Bendosari, RT 04 RW 08, Kabupaten Semarang.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Empat keranda berjejer di depan rumah duka korban tewas dalam tenda penginapan di Dusun Bendosari RT 04 RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5/2026).
- Korbannya berjumlah empat orang terdiri atas pasangan MAN (52) dan istrinya, N (43), serta dua anak laki-laki mereka, BAH (21) dan AEH (17).
- Hingga saat ini, pihak keluarga besar masih menunggu kedatangan jenazah keluarga korban.
Tribunlampung.co.id, Temanggung - Empat keranda berjejer di depan rumah duka korban tewas dalam tenda penginapan di Dusun Bendosari RT 04 RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5/2026).
Tak hanya keranda, tampak karangan bunga juga berjajar di sana. Banyak yang menyampaikan duka cita atas meninggalnya empat korban di tenda camping Glamping Safari, Taman Wisata Alam Posong.
Adapun korbannya berjumlah empat orang terdiri atas pasangan MAN (52) dan istrinya, N (43), serta dua anak laki-laki mereka, BAH (21) dan AEH (17).
Kerabat korban Muhamad Faerudin (50) mengatakan, keluarga besar menerima kabar duka pada Rabu (27/5/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Informasi itu diterimanya dari saudara yang kemudian langsung memberi tahu pihak keluarga di Banyubiru.
Baca juga: Ayah, Ibu, dan Dua Anaknya Tewas dalam Tenda Camping, Ditemukan Sudah Kaku
“Rumahnya di sini, Bendosari, tapi tinggalnya di Temenggungan, Ambarawa. Saya tidak tahu kalau lagi pergi ke tempat wisata di Temanggung," tuturnya saat ditemui di rumah duka.
Ia mengaku belum mengetahui pasti penyebab kematian empat anggota keluarganya tersebut.
Menurut informasi awal yang diterima keluarga, korban diduga mengalami keracunan. Namun, pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari rumah sakit dan kepolisian.
"Saya dapat kabar meninggal tadi malam jam 22.00. Saudara bembusi ke tempat saya. Informasi yang saya dengar katanya keracunan.
Tapi, untuk menyatakan keracunan atau tidak dari pihak rumah sakit nanti. Ini lagi diautopsi. Nanti pihak RS dan kepolosian yang tahu persis keracunan atau tidak," jelas Khoerudin.
Hingga saat ini, pihak keluarga besar masih menunggu kedatangan jenazah keluarga korban. Pemakaman sudah disiapkan di Desa Kebumen, Kecamatan Ambarawa.
Terungkapnya Kematian Korban
Melansir TribunJateng , keluarga tersebut datang ke lokasi wisata Posong untuk berkemah dan menginap pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Namun, keluarga korban tak kunjung keluar untuk check out pada Rabu (28/5/2026) siang. Karena itu, petugas penginapan mendatangi tenda korban untuk memberi peringatan.
"Petugas wisata memberi tahu korban untuk segera check out karena ingin membersihkan tenda. Tapi, tidak ada jawaban," ungkap penjabat sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Putra, Kamis (28/5/2026).
Namun, tidak ada respons dari dalam tenda. Beberapa jam kemudian, petugas kembali mendatangi lokasi dan memutuskan membuka pintu tenda karena merasa curiga.
| Rupiah Ambruk hingga Rp17.800, Reaksi Purbaya Disorot |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Stres Rupiah Tembus Rp17.800, 'Tak Masuk Akal' |
|
|---|
| Idul Adha Berubah Duka, Raihan Syok Temukan Ayahnya Akhiri Hidup |
|
|---|
| Dariyadi Alias Manohara Ngamuk Tampar Pengunjung, Kesal Tak Diberi Uang saat Ngamen |
|
|---|
| Modus Minta Pijat saat Sepi, Pimpinan Ponpes Diduga Lakukan Asusila ke 25 Santriwati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda-Camping.jpg)