Berita Terkini Artis

Bella Bonita Mulanya Dicoba Persalinan Normal Meski Sudah Pecah Ketuban

Bella Bonita mulanya dicoba untuk melahirkan normal namun akhirnya pihak rumah sakit putuskan operasi caesar.

Editor: Tri Yulianto
Instagram @bellabonita_r.a dan @denny_caknan
Bella Bonita mulanya dicoba untuk melahirkan normal namun akhirnya pihak rumah sakit putuskan operasi caesar. 

Usai operasi kondisi Bella Bonita dilaporkan baik dan diperkirakan sudah bisa belajar berjalan sehari setelahnya.

Bella juga sudah mulai memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada putrinya.

Meski anaknya masih menjalani perawatan di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) setelah menjalani operasi caesar.

"Dicoba (memberikan ASI), kan tidak semua bisa langsung," ujarnya.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi ini menjelaskan, kondisi putri Denny sudah stabil meski si bayi masih dirawat di NICU.

Bayi Denny dipasang Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) saat dirawat di NICU.

"Saat ini bayi dirawat di ruang NICU, karena ada retraksi. Sehingga harus dipasang CPAP dan pasang infus. Sebelum kondisi stabil, tadinya sempat retraksi. Napas bayinya cepat sampai 68 kali per menit, padahal normalnya 40-60 kali per menit," katanya.

Ada banyak faktor yang membuat putri Denny dan Bella harus dirawat instensif.

Bisa karena ketuban pecah atau karena prematuritasnya.

Anak pertama dari Bella dan Denny ini harus menjalani perawatan intensif. Paling cepat 1 hari bisa keluar dari NICU.

"Kita ga bisa, kalau di intensive care naik turun. Kita berharap stabil, flow bisa turun dan bisa lepas. Paling 1-3 hari," pungkasnya.

Kehilangan Satu Janin

Sebelum ini Bella Bonita sendiri sudah pernah kehilangan satu janin saat tiga bulan awal kehamilannya. 

Kala itu Bella Bonita diperkirakan bakal miliki bayi kembar. 

Namun lewat akun Instagram pribadinya, Bella Bonita mengungkapkan satu janinnya itu menghilang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved