BPJS Ketenagakerjaan

Pos Indonesia Dorong Kepesertaan Baru BPU BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia (Persero) melakukan kerjasama joint marketing sejak dua tahun lalu sampai saat ini.

Pos Indonesia Dorong Kepesertaan Baru BPU BPJS Ketenagakerjaan - kerjasama-joint-marketing1.jpg
Istimewa
BPJS Ketenagakerjaan dan Pos Indonesia melakukan kerjasama joint marketing sejak dua tahun lalu sampai saat ini.
Pos Indonesia Dorong Kepesertaan Baru BPU BPJS Ketenagakerjaan - kerjasama-joint-marketing-anatar-Pos-Indonesia-dengan-BPJS-Ketenagakerjaan.jpg
Istimewa
kerjasama joint marketing antara Pos Indonesia dengan BPJS Ketenagakerjaan.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia (Persero) melakukan kerjasama joint marketing sejak dua tahun lalu.

Tujuannya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan baru Bukan Penerima Upah (BPU) BPJS Ketenagakerjaan dan meningkatkan jumlah transaksi iuran peserta di Kantor Pos KCU Teluk Betung Bandar Lampung.

Dalam hal ini pelaksanaan kegiatan dengan membuka meja informasi peserta BPJSTK, sosialisasi kepada petugas Kantor Pos, proses pencetakan kartu BPJS Ketenagakerjaan, Senin (12/2/2024).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan mengaku optimistis joint marketing yang dilakukan dengan Pos Indonesia dapat menghasilkan hasil yang maksimal.

Pasalnya, Pos Indonesia memiliki sumber daya besar. Selain itu, tertarik juga ingin menjangkau lebih banyak masyarakat serta fokus pada BP Jamsostek informal.

“Kerja informal itu ada di desa dan di pasar. Fokus kami tahun ini adalah desa dan pasar. Untuk menjangkau desa dan pasar, kami tidak bisa bekerja sendiri," terang Sulistijo dalam keterangan tertulis, Selasa (13/2/2024).

"Oleh karena itu, kami menggandeng Pos Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia terutama di Lampung,” sambung Sulistijo.

Untuk itu BP Jamsostek mendukung penuh program Racing Contest Joint Marketing yang diselenggarakan Pos Indonesia.

Menurutnya, program tersebut cukup baik untuk menggenjot penambahan jumlah kepesertaan baru BPU BP Jamsostek.

Ia juga menuturkan rencana ke depan, BP Jamsostek ingin menjadikan Pos Indonesia sebagai kantor perwakilan kedua.

Dengan begitu, masyarakat yang ingin mencari kantor BP Jamsostek, cukup datang ke Kantor Pos.

“Masyarakat cukup mendatangi Kantor Pos untuk mendaftar BP Jamsostek dan membayar iuran BP Jamsostek," katanya.

Demikian pula Pos Indonesia, punya program “Adom” yang menyasar UMKM.

“Jadi, kami saling berkolaborasi dari saling bertukar link tadi. Selain itu, hal penting dari teman-teman Branch Manager, teman-teman loket juga saling crossselling di loket untuk menawarkan BPU BP Jamsostek,” tandas Sulistijo.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/adv)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved