Berita Lampung
Jejak Harimau di Batu Brak Lampung Barat, Warga Diminta Waspada
Pihak TNBBS telah melakukan pengecekan keberadaan harimau di Batu Brak Lampung Barat.
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - TNBBS Resort Balik Bukit mengaku belum bisa memastikan keberadaan harimau yang dikabarkan melintas di perkebunan warga di perbatasan Pekon Kota Besi dan Sukabumi, Kecamatan Batu Brak.
Hal itu disampaikan oleh Kares TNBBS Balik Bukit, Supriyatna setelah melakukan pengecekan keberadaan harimau di Batu Brak Lampung Barat itu pada Selasa (27/2/2024) sore.
Menurutnya, pihak TNBBS, TNI, Polri, pemerintah kecamatan hingga pekon beserta masyarakat Batu Brak Lampung Barat sulit untuk mengidentifikasi jejak kaki yang diduga milik harimau itu.
“Belum bisa dipastikan, walaupun begitu tetap harus waspada,” ujar dia saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (28/2/2024).
“Jejaknya sudah tidak begitu terlihat karena berada di tanah yang keras dan sudah terganggu bekas kaki petani yang lewat,” terusnya.
Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, pihaknya meminta agar warga terus melapor jika ditemukan tanda-tanda keberadaan harimau.
“Tentunya kita di sini masih menunggu laporan warga. Karena saat ini tim yang patroli dan gerak terus itu tim yang di Suoh,” ucapnya.
“Kita juga di sini sambil terus berkoordinasi untuk perkembangan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sebelumnya, TNBBS Resort Balik Bukit, Lampung Barat mulai turun ke lokasi ditemukannya jejak kaki harimau di perbatasan Pekon Kota Besi dan Sukabumi, Kecamatan Batu Brak.
Pengecekan lokasi oleh TNBBS itu menyusul banyaknya laporan warga yang melihat tanda-tanda keberadaan harimau di Batu Brak Lampung Barat itu.
Kares TNBBS Balik Bukit, Supriyatna mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi ditemukannya jejak harimau untuk memastikan apakah itu harimau apa bukan.
“Lagi di lapangan. Kami sedang melakukan pengecekan di lokasi,” kata dia saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (27/2/2024).
“Saat ini petugas masih mencari tanda-tanda keberadaannya,” pungkasnya.
Sebelumnya, tanda-tanda keberadaan harimau terlihat oleh warga Pekon Sukabumi di perbatasan Pekon Kota Besi dan Sukabumi.
Warga Pekon Sukabumi itu mencium bau dan melihat jejak kaki yang diduga kuat merupakan jejak kaki harimau.
Menanggapi hal tersebut, Camat Batu Brak Ruspel Gultom membenarkan terkait informasi keberadaan harimau tersebut.
"Betul, saya baru dapat informasi bahwa ada warga kita yang melihat jejak kaki harimau,” ujar Ruspel.
“Terihat di seputaran perbatasan antara Pekon Kota Besi dan Sukabumi. Infornya petugas juga mulai ke lokasi ngecek," terusnya.
Kendati belum bisa memastikn apakah itu satwa harimau apa bukan, Ruspel tetap mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan.
Terutama masyarakat yang mempunyai kebun yang lokasinya berdekatan dengan kawasan hutan TNBBS.
"Tolong disampaikan juga dengan masyarakat atau saudara kita yang masih berada di lahan perkebunan seputaran lokasi,” tuturnya.
“Diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.
Sementara itu, Peratin Pekon Sukabumi, Alamsyah juga membuka suara terkait beredarnya informasi adanya harimau di wilayah setempat.
Ia menjelaskan, jejak yang dilihat oleh masyarakatnya berada di Pemangku Kali Pasir Umul Lima yang masuk wilayah Pekon Sukabumi namun lahannya milik warga Pekon Kota Besi.
Sehingga pihaknya menduga harimau tersebut masih berkeliaran di seputaran perbatasan kedua pekon yang ada di Kecamatan Batu Brak.
"Untuk nformasinyanya A1, saya sudah dikirimi video yang diduga jejak kaki harimau oleh warga. Jejak kaki nya terlihat di lahan kopi milik warga,” ucapnya.
“Jadi bukan di dalam hutan atau kawasan TNBBS. Kita juga sudah laporan ke atas, dan rencana tim gabungan segera menuju ke lokasi. Nanti akan kita beritahu lagi kalau ada info lanjutan," pungkasnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)
Bupati Pesawaran Nanda Indira Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2025 |
![]() |
---|
Pemkab Pesawaran Salurkan Lima Motor untuk Penyandang Disabilitas |
![]() |
---|
Puluhan Rumah di Wonosobo Tanggamus Terendam Banjir dari Aliran 3 Sungai Besar |
![]() |
---|
Gempa Bumi 5,0 Magnitudo di Lampung Utara Tak Berpotensi Tsunami |
![]() |
---|
MPBI Lampung Tuntut Pemerintah Hapus Outsourcing hingga Tolak Upah Murah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.