Berita Lampung

Pemkab Mesuji Siapkan 2 Mekanisme Pendistribusian Beras SPHP

Pemkab Mesuji menilai beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi solusi alternatif atasi persoalan beras mahal.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Beras SPHP yang dijual di pasaran.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Mesuji - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Mesuji menilai beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi solusi alternatif atasi persoalan beras yang mahal.

Oleh karenanya Pemkab Mesuji memiliki dua alternatif dalam pendistribusiannya.

Pertama pendistribusian beras SPHP melalui gelaran Pasar Murah dan Rumah Pangan Kita (RPK).

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mesuji Arif Dwiyanto, Senin (11/3/2024).

"Saat ini pendistribusian beras SPHP di Mesuji Lampung ada dua cara, pertama lewat Pasar murah dan RPK atau toko yang bermitra dengan Bulog," ujarnya.

Arif menjelaskan yang dimaksud dengan RPK pihak ketiga yang bermitra dengan Bulog sebagai penyalur beras SPHP.

Meskipun diperjualbelikan dengan pihak swasta, harga yang dijual tidak boleh melebihi HET yang telah ditentukan.

Begitu juga dengan pembelinya, karena beras SPHP ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin atau kurang mampu.

Oleh karenanya, tidak dapat diborong dan diperjualbelikan kembali bagi pedagang.

"Untuk pendistribusian lewat mitra toko ini sudah tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Mesuji. Harapannya ya agar beras SPHP ini merata tersebar di Kabupaten Mesuji," jelasnya.

Sedangkan dalam pendistribusian beras SPHP lewat pasar murah sudah berlangsung selama beberapa kali di awal tahun 2024.

"Sudah berlangsung beberapa kali lewat Diskoperindag pasar murah digelar, apalagi menjelang Ramadan kemaren juga sudah digelar berturut-turut," jelasnya.

Dijelaskan Arif untuk beras SPHP yang ditawarkan oleh Bulog dijual dengan harga yang cukup murah, per kilogram nya hanya Rp 10.900.

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved