Berita Lampung
69 Rumah Warga di Merbau Mataram Lampung Selatan Rusak Tersapu Puting Beliung
Sebanyak 69 rumah warga di Dusun Merbau, Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan rusak akibat angin puting beliung.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan - Sebanyak 69 rumah warga di Dusun Merbau, Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan rusak akibat angin puting beliung.
Puluhan rumah tersebut tersapu angin puting beliung pada Senin (11/3/2/20254) kemarin sekira pukul 19.30 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan Ariswandi mengatakan, pihaknya masih mendata korban dan kerugian imbas peristiwa tersebut.
"Tim TRC dan Pusdalops meninjau lokasi di Desa Baru Ranji Kecamatan Merbau Mataram, 69 rumah terdampak kerusakan dengan rincian RT 1 sebanyak 4 rumah rusak ringan, RT 2 sebanyak 25 rumah rusak ringan dan rusak sedang, RT 3 sebanyak 40 rumah rusak ringan dan rusak sedang," ujar Ariswandi, Selasa (12/3/2024).
Ariswandi menyebut tidak ada korban jiwa akibat angin puting beliung yang terjadi di Merbau Mataram tersebut.
Lebih lanjut Ariswandi menyebut dampak bencana angin puting beliung di Merbau Mataram tersebut satu orang tertimpa asbes.
"Korban atas nama Riani (38), mengalami luka ringan dibagian kepala dan jidat. Oleh keluarga langsung diobatin perban secara mandiri," ujarnya.
Ariswandi menyebut korban mengungsi berjumlah 10 orang.
"Mereka mengungsi di tempat sanak saudaranya. Dikarenakan atap atau rumah mereka rusak akibat terjangan angin puting beliung tersebut," ujarnya.
Lalu, kata Ariswandi, satu sekolah juga rusak, yakni SD madrasah yang mengalami rusak sedang, dibagian atap sekolah.
Upaya yang dilakukan tim TRC dan warga melakukan gotong royong melakukan bersih-bersih puing-puing dan barang pohon yang berserakan yang bisa dilakukan.
( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / DOMINIUS DESMANTRI BARUS )
| Pencarian Riza Kurniawan Diperluas hingga Way Kijing, 15 Km dari Sungai Rantau Tijang |
|
|---|
| Kapolres Lampung Selatan Minta Warga Berperan sebagai Mata dan Telinga Kepolisian |
|
|---|
| Sosok Pria yang Bawa Kabur Mobil Bidan di Lampung Selatan Masih Misterius |
|
|---|
| Polisi Buru Rahmat Febriyadi, DPO Kasus Penggelapan Inventaris Kantor Senilai Rp 145 Juta |
|
|---|
| Kenaikan Plastik Tekan Omzet Pedagang Bandrek di Lampung Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Rumah-warga-di-Dusun-Merbau-Lampung-Selatan-rusak-akibat-angin-puting-beliung.jpg)