Tewas Akhiri Hidup

Motif Seorang Warga Mesuji Lampung Akhiri Hidup Masih Didalami Polisi

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Simpang Pematang Kompol Muphian Somad, Selasa (9/4/2024) di Mesuji, Lampung.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
ISTIMEWA
Seorang warga Mesuji Lampung ditemukan meninggal tak wajar di rumah barunya, Selasa (9/4/2024) malam. Motif Seorang Warga Mesuji Lampung Akhiri Hidup Masih Didalami Polisi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Mesuji - Polsek Simpang Pematang, Polres Mesuji, Polda Lampung masih mendalami motif korban berinisial A alias W  yang meninggal tak wajar diduga karena akhiri hidup di malam takbir Idul Fitri 1445 Hijriah.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Simpang Pematang Kompol Muphian Somad, Selasa (9/4/2024) di Mesuji, Lampung.

"Anggota kami sudah ke TKP di Desa Adi Mulyo, Kecamatan Panca Jaya dan untuk motif belum jelas masih kita dalami," ujarnya.

Muphian menyebut motif yang belum diketahui itu disebabkan oleh perilaku korban yang tertutup.

"Menurut pengakuan keluarga  korban ini orangnya tertutup jadi kami juga masih alasan korban akhiri hidup," ucapnya.

Walaupun begitu, ungkap Muphian pihak kepolisian memastikan meninggalnya korban murni karena mengakhiri hidup.

Sebab, saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Ditambahkan Muphian atas peristiwa yang telah terjadi pada malam takbir, pihaknya dibantu dari Tim Inafis Polres Mesuji dan Nakes Puskesmas Panca Jaya melakukan evakuasi.

Evakuasi jenazah korban pun selesai dilakukan sampai pukul 20.30 WIB dengan pengamanan dari personil Polsek Simpang Pematang dan personil Polres Mesuji.

Disisi lainnya, Kepala Desa setempat Sulistiani pun mengaku belum tahu pasti apa yang menyebabkan warganya mengakhiri hidup menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Saat ini korban sudah ditangani oleh pihak Kepolisian dan belum tahu apa penyebabnya sampai Wawan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di rumahnya sendiri, jadi kita tinggal nunggu saja dari pihak Kepolisian” terang Kades.

Warga sekitar bernama Nandar juga mengungkapkan hal yang sama, sebab sebelum terjadi peristiwa itu terjadi korban sempat menyampaikan niatnya untuk pindah rumah.

"Soalnya malam ini niatnya korban itu mau pindah rumah dan rumah itu yang dibuat untuk akhiri hidup," imbuhnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved