Berita Terkini Nasional

KA Rajabasa Tabrak Bus Teseret 100 Meter, Penumpang Luka-luka hingga Tewas

Akibat tabrakan antara KA Rajabasa dengan bus PO Putra Sulung tersebut mengakibatkan korban tewas hingga luka-luka.

|
Tangkapan Layar di media sosial Instagram @videobusindonesia_
KA Rajabasa menabrak bus PO Putra Sulung di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Jalan Pertanian Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Minggu (21/04/2024) siang. Penumpang bus luka-luka hingga meninggal. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sumatera Selatan - Kereta Api atau KA Rajabasa menabrak satu unit bus berpenumpang di perlintasan tanpa palang pintu.

Akibat tabrakan antara KA Rajabasa dengan bus PO Putra Sulung tersebut mengakibatkan korban tewas hingga luka-luka.

Penumpang sempat berhemburan keluar ketika mengetahui KA Rajabasa hendak menabrak bus PO Putra Sulung.

Namun kecelakaan KA Rajabasa dengan bus PO Putra Sulung tak dapat dihindar sehingga sejumlah penumpangnya terpental.

Mobil bus itu pun terseret hingga 100 meter.

Insiden kecelakaan KA Rajabasa yang menabrak bus PO Putra Sulung ini terjadi di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Jalan Pertanian Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Minggu (21/04/2024) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnews di jagat maya, bus Putra Sulung ini berangkat dari Belitang (Sumatera Selatan) menuju ke Jakarta.

Sementara KA Rajabasa jenis penumpang ini dari Stasiun Rajabasa menuju Stasiun Kertapati, Palembang.

Adapun, kecelakaan ini memakan korban jiwa.

"Telah terjadi kecelakaan antara bus Putra Sulung dari Belitang menuju Jakarta dengan kereta api dari Rajabasa menuju Baturaja, terdapat 3 orang meninggal dunia," ungkap informasi yang dikutip dari @videobusindonesia_ Minggu (21/4/2024).

Mengutip Sripoku.com, atas kejadian ini bus tersebut terseret kurang lebih 100 meter dari titik kejadian.

Telihat berkas tabrakan bus penyok di bagian tengah.

Berdasarkan penuturan masyarakat sekitar, bahwa dikabarkan satu penumpang meninggal, kemudian 9 orang lain luka-luka.

Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Anton yang merupakan sukarelawan menjaga pelintasan mengaku melihat langsung kejadian tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved