Gudang BBM Kebakaran

Banyak Bahan Mudah Tebakar, Damkarmat Sulit Padamkan Api di Gudang BBM Natar

Banyaknya bahan yang mudah tebakar ditempat diduga gudang BBM Ilegal, di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan menyulitkan petugas Damkarmat

Tayang:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Diduga gudang BBM Ilegal, di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan terbakar, Rabu (1/5/2024) sekitar pukul 04.00 WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Banyaknya bahan yang mudah tebakar ditempat diduga gudang BBM Ilegal, di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan menyulitkan petugas Damkarmat memadamkan api.

Sebelumnya diduga gudang BBM Ilegal, di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan terbakar, Rabu (1/5/2024) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriyanysah mengatakan, banyaknya bahan yang mudah tebakar menyulitkan petugas memadamkan api.

"Kesulitannya karena banyaknya bahan yang mudah terbakar seperti oli, solar di lokasi. Sehingga api sulit dipadamkan. Karena kebetulan ini juga bengkel mobil kendaraan besar," katanya.

Ia menyebutkan, untuk memadamkan api memerlukan foome atau busa.

"Karena banyaknya bahan yang mudah terbakar seperti oli, solar di lokasi. Seharusnya lebih enak menggunakan bahan seperti foom atau busa ketimbang air. Makanya tadi kami udah minta ke pemilik rumah biar membelikan itu," ujarnya.

Pihaknya menerjunkan 3 mobil pemadam dari 3 posko yakni Natar, Jati Agung, dan Tanjung Bintang.

12 ribu liter dikeluarkan untuk memadamkan api

Kurang lebih 10 petugas dikerahkan untuk memadamkan api.

Api sempat kembali membesar sekitar pukul 09.30 WIB.

Api berhasil dipamdamkan dan dilakukan pendinginan sekitar pukul 11.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Akibatnya mobil pikap bernomor polisi BE 9455 ZR dan sepeda motor yang tidak tahu nomor polisinya hangus terbakar.

Mobil Damkarmat Lampung Selatan dari posko Natar juga menjadi korban keganasan api tersebut.

Selain itu, api juga melahap kendaraan truk nomor polisi belum diketahui.

Pihaknya masih menyelidiki penyebab kebaran.

Kerugian akibat kebakaran tersebut masih dihitung.

Dari pantauan di lokasi terdapat 20 tandon, yang diduga tempat penyimpanan BBM ilegal.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved