Berita Terkini Nasional

Mulut Perong Nyaris Dibungkam Polisi, Panik Saat Terduga Pembunuh Vina Buka Suara

Kepanikan jajaran kepolisian terjadi saat rilis kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, di Mapolda Jabar, terutama saat Pegi Setiawan buka suara.

Kanal YouTube Kompas TV
Momen 2 petugas kepolisian nyaris membungkam mulut Pegi Setiawan alias Perong, saat akan berbicara dengan awak media. Diketahui, Perong dihadirkan saat Polda Jabar menggelar rilis kasus terkait penangkapan terhadap Pegi Setiawan, terduga pembunuh Vina Cirebon, yang masuk daftar DPO selama 8 tahun itu, pada Minggu (26/5/2024) di Mapolda Jabar. 

Tribunlampung.co.id, Bandung - Kepanikan jajaran kepolisian terjadi saat rilis kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, di Mapolda Jabar, terutama saat Pegi Setiawan alias Perong mencoba buka suara.

Diketahui, Perong dihadirkan saat Polda Jabar menggelar rilis kasus terkait penangkapan terhadap Pegi Setiawan, terduga pembunuh Vina Cirebon, yang masuk daftar DPO selama 8 tahun itu, pada Minggu (26/5/2024) di Mapolda Jabar.

Dalam rilis kasus tersebut, Perong memberanikan diri bersuara dengan lantang ketika dihadirkan dalam jumpa pers yang digelar Polda Jabar terkait perkembangan kasus Vina Cirebon tersebut.

Dalam video Tribun Jabar terlihat bahwa saat itu Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast hendak menutup jumpa pers tersebut.

Pegi Setiawan berdiri di hadapan awak media sudah mengenakan baju tahanan biru.

Pegi saat itu itu mendadak memberikan kode tangan.

Kode tangan ini diarahkan kepada awak media meski kedua tangannya itu dalam kondisi terikat ke belakang.

Sontak dua petugas Kepolisian di belakangnya langsung bergerak maju menahan tubuh Pegi Setiawan agar tidak mendekati awak media.

Saat itu, Pegi belum mengatakan apapun, namun kode tangannya di samping badannya masih terlihat.

"Hak tersangka nanti di sidang pengadilan ya," ucap Kombes Jules Abraham Abast ketika Pegi memberikan kode tangan.

Tiba-tiba Pegi mengatakan sesuatu kepada awak media.

Sontak mulut Pegi nyaris ditutup atau dibungkam menggunakan tangan oleh dua petugas yang memeganginya.

Namun nampaknya petugas tidak jadi menutup mulut Pegi Setiawan.

Mereka langsung membawa Pegi keluar dari area jumpa pers dengan cara dipeluk lehernya dari belakang dan samping.

Saat itu terdengar suara Pegi dengan lantang berbicara di hadapan para wartawan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved