Berita Lampung
Nukman Tekankan OPD di Lampung Barat Maksimalkan Program Penanganan Stunting
Nukman menekankan organisasi perangkat daerah (OPD) di Lampung Barat, Lampung agar maksimalkan program penanganan stunting.
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: taryono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - Pj Bupati Lampung Barat Nukman menekankan organisasi perangkat daerah (OPD) di Lampung Barat, Lampung agar maksimalkan program penanganan stunting.
Hal itu disampaikan Pj Bupati Lampung Barat Nukman mengingat saat ini stunting masih menjadi isu nasional dan harus ada perhatian khusus untuk penanganannnya.
Menurut Pj Bupati Lampung Barat Nukman, perhatian khusus penangann stunting itu harus selalu diberikan oleh OPD maupun stakholder terkait di Lampung Barat.
“Saya minta camat dan Kepala Puskesmas peduli dengan kesehatan masyarakat untuk memberi perhatian khusus terhadap stunting," pintanya, Rabu (5/6/2024).
"Saya juga minta agar Dinas P2KBP3A dan Dinas Kesehatan menjadi motornya untuk bagaimana terkait teknisnya secara serius," sambungnya.
Ia menambahkan, apa yang selama ini menjadi persoalan-persoalan di Lampung Barat harus segera diselesaikan.
Penyelesaian persoalan-persoalan itu juga tentunya harus dilakukan dengan baik agar ke depan tidak terjadi masalah serius.
“Bisa dibuat tim agar kerja maksimal dan kita harus selalu evaluasi untuk melihat sejauh mana kinerja kita, termasuk dari segi penyerapan anggaran," ujarnya.
Terakhir ia juga meminta jajarannya untuk meningkatkan kinerja dengan berkolaborasi dan mengevaluasi setiap program yang dinilai belum maksimal.
"Karena dengan melakukan evaluasi tiap program yang ada, setidaknya ada progres untuk peningkatan kinerja ke depan," pungkasnya.
Sebelumnya, Pemkab Lampung Barat terus berkomitmen penuh untuk menangani kasus stunting yang ada di Lampung Barat.
Mengaku serius dalam penangananannya, kini program penurunan stunting telah menjadi salah satu fokus Pemkab Lampung Barat.
Pj Bupati Lampung Barat Nukman mengatakan, pihaknya akan mengucurkan anggaran senilai Rp 38 miliar untuk menangani masalah stunting di kabupten setempat.
“Anggaran tersebut meningkat sebesar Rp 18 miliar lebih dibanding tahun 2023 lalu,” ujarnya saat rapat evaluasi kinerja triwulan I di Kemendagri, Jakarta, Rabu (20/3/2024).
Menurutnya, hingga tahun 2024 ini, penurunan kasus balita stunting di Lampung Barat menunjukan hasil yang positif.
| Banjir Landa 3 Wilayah di Lampung, TRC Evakuasi Lansia |
|
|---|
| Mau Ditangkap, Pelaku Curanmor asal Jabung Malah Tembaki Polisi |
|
|---|
| Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera, Kodam XXI/Radin Inten Gelar Pentas Seni |
|
|---|
| Asita Lampung Dukung Pembangunan Pariwisata Nasional Berkelanjutan di Usia 55 Tahun |
|
|---|
| Tim Gabungan TRC Bandar Lampung Evakuasi Ular Sanca di Lokasi Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/maksimalkan-program-penanganan-stunting.jpg)